Kasus SDN 7 Terara Naik Status

Kasi Pidsus Kejari Selong, Iwan Gustiawan. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Kasi Pidsus Kejari Selong, Iwan Gustiawan. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pihak Kejaksaan Negeri Selong meningkatkan status hukum kasus pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Terara dari tingkat penyelidikan ke penyidikan. Peningkatan status ini terhitung mulai Selasa kemarin (14/6).

‘’Terhitung sejak tanggal 14 Juni 2015 kemarin, kami meningkatkan status hukum kasus SDN 7 Terara tersebut,’’ kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Selong, Iwan Gustiwan kepada Lomboktoday.co.id, di kantornya, Rabu (15/6).

Selain itu, kata Iwan Gustiawan, pihaknya juga telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan SDN 7 Terara tahun 2015 lalu itu. Bahkan, penyidik telah melayangkan surat pemanggilan terhadap sekitar 20 orang saksi yang akan diperiksa secara marathon dalam minggu ini sampai sepanjang minggu depan.

‘’Saksi-saksi yang dipanggil itu sebelumnya telah dimintai keterangannya dalam proses penyelidikan kasus SDN 7 Terara tersebut,’’ ungkap Iwan Gustiawan.

Meski pihaknya telah meningkatkan statusnya, lanjut Iwan Gustiawan, namun sampai saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan SDN 7 Terara. Karena, untuk menetapkan tersangka tentunya harus berhati-hati dan tidak gegabah, guna mengantisifasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Kami sangat hati-hati dalam menetapkan tersangka dalam kasus ini,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply