Tidak Ada Gepeng di Loteng

GEPENG: Tampak salah satu gelandangan dan pengemis (gepeng) yang sedang meminta-minta pada salah seorang sopir kendaraan roda empat. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)

GEPENG: Tampak salah satu gelandangan dan pengemis (gepeng) yang sedang meminta-minta pada salah seorang sopir kendaraan roda empat. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Moh Nazili menegaskan bahwa tidak ada gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kabupaten Loteng. Kalaupun ada ditemukan sejumlah pengemis yang terlihat meminta belas kasihan dari masyarakat, baik itu yang sering datang ke kantor dan yang dijalanan pada bulan Puasa Ramadhan ini, hanya segelintir orang saja.

‘’Kalaupun ada gepeng yang ditemukan di bulan Puasa Ramadhan ini, itu bisa dihitung jari dan mereka itu gepeng kambuhan saja,’’ kata Nazili kepada wartawan di kantornya, Jumat (17/6).

Nazili menjelaskan, segelintir orang gepeng yang ditemukan itu, sebenarnya mereka adalah orang berada (orang kaya, Red). Hanya saja yang menjadi persoalan adalah mental mereka yang perlu dibina. Sama seperti halnya ada pengemis yang sering membawa dan menggendong anaknya, sejatinya mereka mempunyai uang yang banyak. Cuma pihaknya mengaku sejauh ini belum mengetahui persis siapa yang membawa mengakomodir mereka (para gepeng) tersebut. ‘’Jadi, kami pasti akan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP kedepannya,’’ ungkapnya.

Disinggung terkait tindakan yang akan dilakukan terhadap gepeng kambuhan itu, pihaknya sejauh ini masih menelusuri seperti apa jaringannya. Jika memang sudah banyak yang ditemukan, tentu akan ditindak tegas bersama pihak Satpol PP. ‘’Kita sedang menelusuri dulu siapa yang membawa mereka ini,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply