Delapan Warga Ahmadiyah Dipulangkan

Delapan Jamaah Ahmadiyah saat sedang berada di Mapolres Lotim untuk minta perlindungan. (Foto:SR/Lomboktoday.co.id)

Delapan Jamaah Ahmadiyah saat sedang berada di Mapolres Lotim untuk minta perlindungan. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Delapan orang warga pengikut aliran Ahmadiyah yang sempat mengamankan diri di Mapolres Lombok Timur, akhirnya dipulangkan ke Desa Bagik Manis, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, pada Sabtu (18/6), dengan pengawalan ketat dari aparat Polres Lotim.

Pemulangan warga Ahmadiyah ini, setelah ada kesepakatan di kantor Bupati Lotim, Jumat kemarin (17/6), yang dipimpin langsung Bupati Lotim, HM Ali BD dan dihadiri perwakilan Ahmadiyah, Polres, Kodim 1615 Lotim, dan tokoh agama.

Camat Sambelia, H Bukhari saat dikonfirmasi membenarkan bila delapan orang jamaah Ahmadiyah yang mengamankan diri di Polres Lotim itu sudah dipulangkan sesuai permintaan mereka. Dan langsung diterima oleh Muspika dan pemerintahan Desa Bagik Manis bersama para tokoh-tokoh Desa Bagik Manis.

‘’Mereka dipulangkan karena sudah ada kesepakatan bersama Pak Bupati Lotim, dan mendapatkan pengawalan dari aparat. Memang sebelumnya, masyarakat resah dengan keberadaan jamaah Ahmadiyah ini,’’ kata Buhkhari.

Bukhari menjelaskan, beberapa poin hasil pertemuan di kantor bupati Lotim itu yakni; dipersilakan jamaah Ahmadiyah untuk menjalankan keyakinannya yang penting tidak mempengaruhi warga untuk mengikuti ajarannya. Termasuk tidak mendapatkan guru dari luar Desa Bagik Manis.

Sebelumnya, warga Bagik Manis mengusir warga Ahmadiyah, karena dianggap telah meresahkan warga atas ajaran yang dibawanya. Dimana, warga Ahmadiyah ini telah berusaha mempengaruhi warga lainnya agar mengikuti ajarannya.

‘’Kalau sekali lagi jamaah Ahmadiyah ini melanggar kesepakatan yang sudah ada, maka kami akan bertindak tegas dan tidak ada toleransi lagi,’’ tegas Bukhari.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply