Mahsin Terdepak dari Jabatannya

Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Lotim dengan disaksikan Bupati Lotim, HM Ali BD dan Sekda Lotim, H Rahman Farly. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)
Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Lotim dengan disaksikan Bupati Lotim, HM Ali BD dan Sekda Lotim, H Rahman Farly. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)
Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Lotim dengan disaksikan Bupati Lotim, HM Ali BD dan Sekda Lotim, H Rahman Farly. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Mahsin akhirnya terdepak dari posisinya sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Timur dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebanyak 135 pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim, Sabtu (18/6).

Selanjutnya Mahsin menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Lotim menggantikan L Suandi. Kemudian Lalu Suandi menduduki posisi baru sebagai Kadis Dikpora Lotim.

Pejabat eselon II yang juga dimutasi yakni Asisten I Setdakab Lotim, H Hariyadi Djuwainy menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Lotim, sedangkan Kadis Budpar, H Khairil Anwar Mahdi menjadi Asisten I Setdakab Lotim. Nuso Pranoto yang sebelumnya menduduki jabatan Staf Ahli dimutasi sebagai sebagai Asisten II Ekonomi menggantikan H Syarif Waliyullah.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lotim, Andika Wijaya mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Asisten III Setdakab Lotim menggantikan H Abdul Hakim yang dinonjobkan dan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Framadi AK dimutasi sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan menggantikan Nuso Pranoto.

Bupati Lotim, HM Ali Bin Dachlan dalam sambutannya saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut mengatakan, mutasi maupun rotasi jabatan itu adalah hal yang biasa dalam jenjang karier bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), guna menunjukkan semangat baru dan inovasi baru untuk bersama-sama membangun Lotim ke arah yang lebih baik.

‘’Dalam mutasi tidak ada yang istimewa, karena itu sesuatu yang biasa dialami oleh semua PNS yang akan diberikan kepercayaan untuk menduduki jabatan sesuai dengan penilaian pimpinan. Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik ini agar menunjukkan kemampuannya dalam bekerja,’’ ungkapnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.