PU Belum Tahu Proyek Disubkontrakkan

Proyek jembatan penghubung Pancor-Sekarteja yang ambruk setelah dilakukan pengecoran. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Proyek jembatan penghubung Pancor-Sekarteja yang ambruk setelah dilakukan pengecoran. (Foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lombok Timur, Sateriadi mengaku tidak mengetahui bila proyek jembatan yang ambruk penghubung Pancor-Sekarteja itu disubkontrakkan atau tidak kepada perusahaan lain. Karena, belum menerima laporan dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Sesuai kontraknya yang dimenangkan oleh CV Pilar Mandiri, anggaran proyek tersebut sebesar Rp760 juta, yang merupakan proyek tahap kedua. ‘’Nanti saya akan pertanyakan kepada PPK biar jelas,’’ kata Sateriadi kepada Lomboktoday.co.id usai acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Lotim di pendopo bupati Lotim.

Dalam proyek ini, kata Sateriadi, perusahaan sudah menerima uang muka sebesar 30 persen dari nilai kontrak yang ada. Dan untuk pembayaran lanjutan belum dilakukan, mengingat proyeknya belum tuntas. Apalagi dengan terjadinya musibah jembatan ambruk yang menyebabkan korban jiwa meninggal dunia dan luka-luka.

Bahkan, pihak kontraktor saat pengecoran, tidak menyerahkan draf kepada PPK, tapi langsung melakukan pengecoran yang pada akhirnya memakan korban jiwa.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply