Ali BD Ungkit Masalah Demonstrasi Tolak Zakat

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Bupati Lombok Timur, HM Ali BD kembali mengungkit dan menceritakan masalah adanya demonstrasi penolakan zakat tahun 2003 lalu, saat dirinya menjabat sebagai Bupati Lotim.

Dimana, dalam demonstrasi penentang pemotongan zakat profesi sebesar 2,5 persen itu, sebenarnya tujuan utamanya adalah bagaimana dirinya bisa lengser menjadi bupati.

‘’Sebenarnya bukan menentang zakat, melainkan mereka menginginkan saya jatuh dari jabatan sebagai bupati Lotim, dengan memanfaatkan demonstrasi zakat tersebut,’’ kata Bupati Lotim, Ali BD saat membuka diskusi publik di Loka Latihan Kerja (LLK) Selong, Senin (20/6).

Dalam demonstrasi penolakan zakat itu, kata Ali BD, tentunya tidak terlepas dari kepentingan politik. Tapi, semua itu ia dobrak dan tidak takut untuk ditentang. Karena, apa yang dilakukannya ini sangat baik untuk kemaslahatan masyarakat. Terbukti, sampai saat ini sudah berapa banyak masyarakat, pantai asuhan, asuhan keluarga maupun lainnya yang dibantu oleh Bazda dari zakat yang dipotong setiap bulannya.

‘’Saya tidak takut di demo, karena orang yang berdemo itu pasti mendapatkan upah. Jadi, silakan saja berdemo untuk meramaikan Kota Selong,’’ ungkapnya.

Ali BD yang dijuluki sang pendobrak ini saat ditanya tentang Peraturan Daerah (Perda) atau intruksi bupati mengenai pemotongan zakat profesi yang dicabut Mendagri menjelaskan, ada mekanisme dan aturannya, jadi pemerintah pusat jangan asal mencabut saja.

‘’Kita akan pertanyakan kepada pemerintah pusat apa alasan mencabut. Jadi, jangan seenaknya saja mencabut kalau tidak jelas dasar hukumnya,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply