Wakil Ketua DPRD Lombok Timur Urung Diperiksa Jaksa

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong, Iwan Gustiawan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong, Iwan Gustiawan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Sedianya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur H Ridwan Bajri diperiksa Kejaksaan Negeri Selong, Senin (20/6). Namun karena yang bersangkutan sakit, pemeriksaan pun urung dilakukan.

Kejaksaan sendiri telah meningkatkan status hukum kasus pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Terara dari tingkat penyelidikan ke penyidikan. Pemeriksaan terhadap Ridwan Bajri merupakan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan surat yang dilayangkan bersama dengan pihak-pihak lainnya yang tersangkut mengenai masalah pembangunan SDN 7 Terara tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong Iwan Gustiawan kepada Lomboktoday.co.id membenarkan hal itu. Kejaksaan sudah kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

“Kita mengagendakan pemanggilan lagi kepada Wakil Ketua DPRD Lombok Timur ini pada Kamis mendatang. Mudah-mudahan bisa hadir,” kata Iwan Gustiwan.

Kasi Pidsus menambahkan pihaknya melakukan pemeriksaan secara marathon terhadap para pihak-pihak terkait. Tidak saja pejabat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Timur, tetapi juga dari Sekretariat Dewan, anggota DPRD, dan aparat di Unit Pelayanan Teknis Terpadu (UPTD) Terara. Jumlahnya sekitar 20 orang yang akan diperiksa.

Meski begitu, Kejari Selong kami belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut karena masih melakukan pemeriksaan secara intensif.

“Target kami sampai akhir bulan Juni ini kasus SDN 7 Terara ini sudah ada tersangkanya,” tandas Iwan Gustiawan.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply