Honor 2.500 Guru Non PNS Rp125 Ribu Per Bulan

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid.(foto: hrw/Lomboktoday.co.id)

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid.(foto: hrw/Lomboktoday.co.id)

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Di Lombok Barat ada sedikitnya 2.500 orang guru non PNS yang hanya di-SK-kan oleh kepala sekolah. Honor mereka berkisar antara Rp125 ribu hingga Rp150 ribu per bulannya.

“Karena itu tengah kita pikirkan solusi dengan duduk bersama antara jajaran pendidikan di Kemenag untuk mencarikan solusi agar honor para guru ini bisa bertambah,” jelas Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid.

Fauzan juga mengutarakan jika dana sertifikasi guru di Lombok Barat yang tak bisa dibayarkan saat ini mencapai Rp41 miliar dan sesuai aturan harus dikembalikan ke pusat.

Karena itu, pada Rakerda PGRI Lombok Barat belum lama ini, dirinya berdiskusi agar dana sebanyak itu ketimbang harus kembali setidaknya setengahnya jika diperbolehkan diperuntukkan bagi tambahan honor para guru yang saat ini masih terbilang memprihatinkan. Dana itu juga diharapkan bisa merehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan yang juga sangat memprihatinkan.

Dirinya mengaku bahwa Pemda berada pada posisi dilematis. Di tengah tuntutan masyarakat untuk perbaikan infrastruktur, seperti jalan, jembatan guna mendongkrak nilai ekonomi masyarakat, malah porsi pembangunan lainnya termasuk pendidikan akan terabaikan.

“Karena itu ke depan kita harus bisa memilah, apakah kita fokus ke pembangunan infrastruktur jalan, sekolah, kesehatan, dan sebagainya, kita harus mulai petakan dari sekarang. Dan berbicara ruang kelas Rombongan Belajar di Lombok Barat sekarang masih kekurangan 300 ruang kelas. Inilah yang harus menjadi catatan kita bersama untuk mencarikan solusinya,” kata Fauzan Khalid.(hrw)

Kirim Komentar

Leave a Reply