Kasus Jembatan Ambruk, Kontraktor Harus Bayar 48 Kali Gaji

Jembatan yang ambruk saat pengecoran. Sedianya jembatan itu akan menghubungkan Pancor-Sekarteja.(foto: dok Lomboktoday.co.id)

Jembatan yang ambruk saat pengecoran. Sedianya jembatan itu akan menghubungkan Pancor-Sekarteja.(foto: dok Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kontraktor CV Filar Mandiri diharuskan untuk membayar gaji sebanyak 48 kali kepada ahli waris karyawan yang tewas akibat musibah proyek jembatan yang rencananya akan menghubungkan Pancor menuju Sekarteja yang ambruk di saat pengecoran.

Tidak hanya itu, kontraktor juga harus membayar biaya perawatan karyawan yang mengalami luka ringan atau berat sampai sembuh.

Menurut Sateriadi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lombok Timur yang ditanya Lomboktoday.co.id, pembayaran gaji sebanyak 48 kali tersebut dilakukan apabila karyawan yang tewas itu belum membayarkan premi BPJS-nya. Sehingga perusahaan berkewajiban untuk bertanggung jawab.

Sateriadi mengaku pihaknya dan kontraktor sudah membuat surat laporan kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lombok Timur mengenai masalah ini.

“Dari Dinas STT akan turun untuk melakukan ricek kepada pihak pelaksaan pengerjaan proyek tersebut,” kata Sateriadi yang juga merangkap sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur seraya mengatakan kontraktor harus menjalankan aturan sesuai undang-undang ketenagakerjaan.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply