BK DPRD Lombok Timur Dinilai Tak Bertaring

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur dinilai tidak punya taring. Pasalnya, BK tak berani melakukan pemanggilan terhadap salah seorang Wakil Ketua DPRD setempat, H Ridwan Bajeri yang diduga terlibat dalam proyek pembangunan SDN 7 Terara yang kini sedang ditangani pihak kejaksaan.

Penilaian itu dilontarkan Lalu Syaparudin Aldi, Ketua Jaringan Aktivis Peduli Daerah (Japda) Lombok Timur.

“Saya melihat BK DPRD Lotim tidak punya taring,” terang Syaparudin Aldi kepada Lomboktoday.co.id.

Menurut dia, seharusnya begitu mendengar anggota dewan, apalagi menjadi salah satu pimpinan ikut terlibat dalam proyek tersebut, sejatinya BK segera melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi biar tidak menjadi bias.

“Masak harus menunggu laporan baru bergerak. Padahal, kasus ini bukan lagi menjadi rahasia publik,” terang Syaparudin Aldi.

Lebih jauh dia menambahkan selain kasus yang menimpa anggota dewan dari PAN tersebut, ada kasus-kasus lainnya yang dilakukan anggota dewan lainnya tapi tidak pernah dipanggil atau proses oleh BK. Apalagi kasus yang menimpa Ridwan Bajeri yang diduga membawa nama anggota dewannya untuk memperoleh proyek di SDN 7 Terara ini, dinilai Syaparudin Aldi, masuk dalam pelanggaran kode etik.

“Bagaimana citra lembaga DPRD Lotim tidak rusak oleh anggotanya sendiri. Sedangkan BK saja tidak berani bersikap tegas terhadap anggota dewan yang melakukan pelanggaran,” ujar Syaparudin Aldi.

Di tempat terpisah, H Ruhaiman, Ketua BK DPRD Lombok Timur saat dikonfirmasi mengatakan BK sebenarnya tidak diam terkait kasus proyek pembangunan SDN 7 Terara yang melibatkan Ridwan Bajeri. Namun yang jadi masalah karena tidak ada laporan mengenai masalah itu.

“BK tidak memiliki dasar untuk melakukan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Lotim sehingga ini jadi masalah,” terang Ruhaiman seraya menambahkan begitu juga BK tidak masuk ke ranah pidananya, melainkan ke kode etik dewannya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply