Tiga Masjid Nobatkan Fauzan Jadi Penasihat

H Fauzan Khalid, Bupati Lombok Barat.(foto: istimewa)

H Fauzan Khalid, Bupati Lombok Barat.(foto: istimewa)

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Masjid Darul Taqwa, Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat menjadi wujud kerinduan masyarakat Labuapi khususnya yang ingin mengenal pimpinan daerahnya secara lebih dekat. Silaturrahim yang dikemas dalam peringatan Nuzulul Quran tersebut menghadirkan sejumlah tuan guru, tokoh masyarakat, Camat Labuapi, Kades Labuapi, dan tokoh masyarakat lainnya.

“Pertemuan semacam ini bisa dibilang reuni asgor (kecil) dari para alumni Ponpes Al-Islahudiny, Kediri saat-saat bersama di pondok dulu,” ujar Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid.

Yang khas pada peringatan Nuzulul Quran tersebut, atas aspirasi jamaah setempat, Bupati Lombok Barat dinobatkan sebagai pelindung penasihat pada kepengurusan tiga masjid yang ada di Labuapi.

“Saya siap saja selama itu misinya untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat Lombok Barat,” ujar bupati menanggapi aspirasi jamaah umat muslim di Desa Labuapi.

Bupati menambahkan, peringatan Nuzulul Quran sesungguhnya memberi makna tidak saja diperingati secara serimonial belaka, namun yang lebih urgen yakni bagaimana membiasakan diri untuk selalu membaca Alquran dan mengamalkan isi dan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

“Dengan kesahduan, kemerduan suaranya bagi orang yang membaca Alquran mampu menggetarkan hati dan menentramkan jiwa bagi orang yang betul-betul menikmati bacaan Alquran itu sendiri,” ungkap bupati.

Ia mengingatkan, apapun profesi masyarakat Lombok Barat jika dilakukan secara sungguh-sungguh dengan niat yang ikhlas serta selalu tawadduq kepada Allah SWT, maka ridho Allah SWT selalu menjadi dambaan setiap muslim.

Bupati mengajak kaum muslimin untuk selalu membiasakan diri membaca Alquran. Memulai sesuatu dari yang pertama memang suatu hal yang berat dan agak malas. Namun ingatlah, seru bupati, kalau memang sudah menjadi suatu kebiasaan maka akan sangat mudah untuk dilakukan.

“Karena itu akan terasa hambar dan merasa alpa, jika kita sampai tak sempat membaca Alquran, bagi orang yang sudah terbiasa,” ujar bupati.

Bupati memberikan sprit apa yang dikenal dengan istilah “One Day One Juz”, satu hari satu juz hendaknya dicoba untuk diterapkan dalam keseharian. Latihan harus terus dilakukan setiap hari agar menjadi suatu kebiasaan yang sulit dilupakan.

“Kami ajak masyarakat untuk selalu membaca Alquran. Apalagi Pemda Lobar telah mencanangkan program magrib mengaji dan belajar. Dan marilah kita maksimalkan puasa Ramadhan yang tinggal beberapa hari ke depan untuk lebih memperbanyak zikir, bersedekah, membaca Alquran dan selalu menjaga hablumminalloh dan hablumminannas. Dengan begitu masyarakat Lobar akan menjadi masyarakat yang sukses, rukun, damai, dan sejahtera,” ujarnya.(hrw)

Kirim Komentar

Leave a Reply