Pengesub Proyek Gili Kondo Jadi Tersangka

Kasat Reskrim Polres Lotim AKP Wendi Oktariansyah.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)LOTIM, Lomboktoday.co.id – Tersangka kasus dugaan korupsi proyek dermaga Gili Kondo, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur (Lotim) bertambah satu lagi yakni Samsul Hakim, warga Selong bertindak sebagai sub kontraktor atas pekerjaan tersebut. Sehingga berjumlah tersangkanya menjadi empat orang.

Sebelumnya tiga orang yang bertanggungjawab atas proyek itu ditetapkan tersangka dan kini kasusnya sudah diputuskan Pengadilan Tinggi Tipikor Mataram, yaitu mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) Lotim H Syarif Waliyullah, mantan Kepala Bidang Perhubungan Laut, Sanusi dan kontraktor H Fahrudin.

Kapolres Lotim  AKBP Karsiman melalui Kasat Reskrim AKP Wendi Oktariansyah yang didampingi Kasubag Humas Iptu I Made Tista saat dikonfirmasi membenarkan kalau adanya penambahan tersangka. Dia adalah pengesub proyek dermaga Gili Kondo yakni Samsul Hakim dari kontraktor H Fahrudin.

“Jumlah tersangka sebanyak empat orang. Tiga orang sudah diputuskan,” ujar Wendi seraya mengatakan untuk tersangka yang baru, kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Dijelaskan Wendi, polisi baru menetapkan tersangka tambahan kasus Gili Kondo setelah melakukan pendalaman penyelidikan terhadap kasus tersebut. Sehingga menemukan masalah kalau proyek itu setelah dimenangkan oleh kontraktor H Fahrudin kemudian disubkan lagi ke orang lain yang kini sudah menjadi tersangka.

“Pelaku diancam dengan UU korupsi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” ujar Wendi.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply