Diamuk Massa, Dua Pelaku Curanmor Babak Belur

Dua pelaku curanmor sedang menjalani perawatan di RSUD dr R Soejono Selong.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)LOTIM, Lomboktoday.co.id – Dua pelaku curanmor, Adi (25) warga Payung, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim) dan Can (35)  warga Sukarara, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur sekarat di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) dr R Soejono Selong. Sebelumnya mereka diamuk massa saat tertangkap tangan melakukan pencurian sepeda motor milik M Yusuf, warga  Dusun Ketapang, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Sabtu (10/9) sekitar pukul 16.30 Wita.

Kasusnya sudah ditangani kepolisian untuk proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang berhasil dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan kasus curanmor ini bermula dari korban memarkir sepeda motornya dengan kunci kontak ditinggalkan dekat pinggir toko. Kemudian korban masuk untuk menghaluskan kayu yang dibawa ke rumah salah seorang warga sekitarnya.

Lalu korban bermaksud untuk pulang. Namun, dia sempat melihat pelaku membawa sepeda motornya. Korban langsung berteriak maling dengan sontak saja pelaku mendengar teriakan korban langsung melepaskan sepeda motor hasil curiannya. Kemudian melarikan diri ke tempat temannya yang sudah menunggu.

Namun saat pelaku lari korban sempat memukul pelaku dengan kayu yang dibawa dan mengenai punggungnya. Korban pun terus mengejar sambil berteriak dan naik mobil angkutan yang melintas di depannya.

Pelaku baru ditemukan di wilayah Gelanggang oleh korban dan masyarakat yang pada waktu itu sedang ada kegiatan nyongkolan. Tanpa basa basi pelaku langsung diamuk massa sampai babak belur. Beruntung, saat kejadian ada Bhabinkantibmas yang mengamankan nyongkolan dengan langsung meminta warga agar tidak main hakim sendiri dengan menyerahkan ke pihak berwajib.

Kedua pelaku yang sudah babak belur langsung dilarikan ke Puskesmas Lepak. Tapi karena kondisinya sudah parah, pelaku harus dirujuk ke RSUD dr R Sojeono Selong untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Lotim AKBP Karsiman melalui Kapolsek Sakra Timur Mahrum membenarkan kalau pihaknya sudah menerima laporan mengenai adanya  dua pelaku yang dihakimi massa karena tertangkap tangan oleh korban mencuri sepeda motor yang diparkir pinggir jalan.

“Dua pelaku sekarang menjalani perawatan di ruang IGD RSUD dr R Soejono Selong, ” tandas Mahrum.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply