Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Tewas

Keluarga pelaku curanmor, Edi (25) warga Dusun Payung, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak sedang memastikan pelaku yang berada di kamar jenazah RSUD dr R Soejono Selong.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)LOTIM, Lomboktoday.co.id – Satu dari dua pelaku pencurian sepeda motor menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soejono Selong, yakni Edi (25) warga Payung, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim), Sabtu malam (10/9) sekitar 20.45 Wita.

Edi sempat menjalani perawatan intensif selama dua jam, namun nyawanya tidak dapat tertolong karena karena luka cukup parah dan banyak kehabisan darah. Sedangkan teman pelaku, Can (35) warga Sukarara sudah mulai siuman.

Kapolres Lotim AKBP Karsiman melalui Kapolsek Sakra Timur Ipda Mahrum saat dikonfirmasi Lomboktoday.co.id di RSUD dr R Soejono Selong membenarkan hal itu.
“Setelah dirawat dua jam lebih, satu di antara dua pelaku yang dirawat nyawanya tidak tertolong,” kata Mahrum seraya mengatakan untuk satu pelaku sudah mulai diajak bicara, meski lukanya cukup parah.

Kapolsek Sakra Timur ini menjelaskan pihaknya meminta bantuan Kapolsek Keruak dan Sakra Barat maupun Bhabinkamtibmas untuk mencari tahu keluarga pelaku.  Dan berhasil. Keluarga pelaku langsung mendatangi rumah sakit bersama kepala desa dan Kapolsek Keruak dan memperlihatkan mayat korban yang sudah dibawa ke ruang kamar jenazah.

“Keluarga pelaku mengakui anaknya yang meninggal itu. Mereka mengikhlaskan kematian pelaku,” terang Mahrum seraya mengatakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di belakang hari polisi membuat surat pernyataan keluarga pelaku yang disaksikan Kapolsek Keruak dan Kades Batu Putik.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply