Maling Sapi Tewas Dihakimi Massa

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Satu dari empat kawanan maling sapi yakni Matin alias Amaq Eng (50) warga Sukarara, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tewas di tangan warga Suradadi, Kecamatan Terara. Dia mengalami luka tebas di sekujur tubuhnya saat ketahuan melakukan aksinya di rumah korban Jumahir (36), Rabu dinihari (13/9) sekitar pukul 03.30 Wita.

Jenazah korban kini berada di ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soejono Selong untuk divisum. Dan kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

Informasi yang berhasil dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan pelaku bersama tiga orang temannya melakukan aksi di rumah Jumahir, salah seorang warga yang memiliki sapi. Saat pelaku masuk ke kandang sapi, Jumahir terjaga. Dia pun mengintip ulah para pelaku. Melihat gerak-gerik mencurigakan, Jumahir sudah menunggu pelaku dan kawannya yang masuk lewat pintu depan dengan senjata tajam. Ketika masuk, Jumahir langsung mengayunkan senjatanya kepada para pelaku, namun tidak kena.

Melihat Jumahir melawan, kawanan pelaku pun kabur. Tapi dikejar oleh Jumahir sambil berteriak maling. Sempat adu tanding antara Jumahir dengan para pelaku. Jumahir pun terluka terkena sabetan senjata tajam. Beruntung tidak berapa lama keluarlah warga sekitarnya untuk membantu Jumahir melawan kawanan maling. Sayangnya, dua orang warga yang membantu, yakni Zul (25) juga harus terluka di bagian punggung dan Salman (55) mengalami luka di bagian kepala. Tapi satu orang pelaku, yakni Matin alias Amaq Eng tewas setelah dihakimi massa. Dia mengalami luka sangat parah. Sedangkan pelaku lainnya kabur dari kejaran warga.

Setelah itu tiga orang korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Bahkan, ada di antaranya yang harus dirujuk ke RSUD dr R Soejono Selong karena kondisi luka yang parah. Sedangkan pelaku langsung dievakuasi dari TKP menuju rumah sakit.

Kapolres Lotim AKBP Karsiman melalui Kapolsek Terara AKP Didik Harianto saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya pelaku pencurian sapi yang tewas di tangan warga.

“Satu pelaku tewas dan tiga warga menjadi korban dalam kasus curas tersebut,” terang Didik Harianto.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply