Empat Malam Warga Tastura Digoyang Artis Ibukota

Bupati Loteng HM Suhaili FT saat membuka kegiatan Festival Tani Nusantara dalam rangka Hari Tani Nasional ke-56, Jumat (24/9).(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

Bupati Loteng HM Suhaili FT saat membuka kegiatan Festival Tani Nusantara dalam rangka Hari Tani Nasional ke-56, Jumat (23/9).(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Kabar gembira bagi semua masyarakat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Pasalnya, selama empat malam berturut-turut masyarakat akan digoyang oleh sejumlah artis ibukota.

“Mulai malam nanti (Jumat 23/9 malam) kita akan dihibur oleh Geisha. Malam Minggu bakal digoyang artis dangdut asal ibukota. Malam Senin, Slank. Dan Malam Rabu, Iwan Fals juga akan menghibur warga Tastura khususnya dan masyarakat NTB pada umumnya,” ungkap Bupati Loteng HM Suhaili FT saat membuka kegiatan Festival Tani Nusantara dalam rangka Hari Tani Nasional ke-56 yang dipusatkan di Kabupaten Loteng, Jumat (23/9).

“Kami juga atas pelayan masyarakat menyampaikan apresiasi dan terimaksih kepada Ketua Pemuda Tani Indonesia yang telah mempercayakan Kabupaten Loteng sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Tani Nasional 2016 ini,” lanjut bupati.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada Festival Tani Nusantara. Di antaranya, pameran, pawai 1.000 hand traktor, kesenian gendang beleq, hiburan musik dari artis ibukota, dan panen raya yang akan dihadiri langsung oleh Prabowo Subianto.

Semua kegiatan yang dilaksanakan juga memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Loteng ke-71 ini adalah semua untuk masyarakat yang ada di bumi Tatas Tuhu Trasna (Tastura) sebagai bentuk kepedulian pelayan masyarakat dalam membangun Loteng menjadi lebih baik. Suhaili berharap kegiatan festival tani nusantara ini akan membawa dampak yang lebih baik dalam memacu kemajuan masyarakat Loteng dalam bertani.

Ketua Pemuda Tani Indonesia Fary Dj Francis mengatakan, festival tani nusantara ini adalah untuk mengajak semua masyatakat Indonesia kembali menjadi petani. Sehingga kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan para pemuda di Indonesia untuk bertani.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply