Jamaah Haji NTB Akan Tiba 2 Oktober, 3 Orang Wafat

Pelaksana Tugas Bidang Haji dan Umroh Kanwil Agama NTB H Sirojudin.(foto: bul/Lomboktoday.co.id)

Pelaksana Tugas Bidang Haji dan Umroh Kanwil Agama NTB H Sirojudin.(foto: bul/Lomboktoday.co.id)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Jamaah haji asal Nusa Tenggara Barat dijadwalkan akan kembali ke tanah air pada 2 Oktober 2016. Mereka akan mendarat di Bandara Lombok Internasional Airport (LIA) pada sekitar pukul 08.45 Wita. Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas Bidang Haji dan Umroh Kanwil Agama NTB H Sirojudin.

Sirojudin juga menjelaskan kloter pertama yang akan datang adalah kloter yang pertama kali berangkat yaitu yang berangkat 22 Agustus lalu.

”Kelompok terbang (kloter) yang pertama datang pada tanggal 2 Oktober adalah kloter yang berasal dari Lombok Tengah karena dulu waktu keberangkatannya adalah yang pertama berangkat,” jelasnya.

Sementara itu ketika ditanya tentang jumlah jamaah haji asal Nusa Tenggara Barat yang wafat di Tanah Suci Mekkah, Sirojudin menjawab. ”Sampai hari ini jumlah jamaah haji kita yang wafat di tanah suci ada 3 orang dan yang terakhir atas nama Nurahmat usia 77 tahun asal Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.”

Ketiga orang jamaah haji yang wafat itu masing-masing atas nama, Imo Ahmad Umar usia 72 tahun asal Kabupaten Bima, Huriah Bin Abdul Rasyid usia 54 tahun asal Kota Mataram, dan Nurahmat usia 77 tahun asal Kabupaten Lombok Timur. Dan rata-rata jamaah haji yang wafat itu terkena penyakit jantung.

”Tapi kita bersyukur penyelenggaraan ibadah haji tahun ini cukup baik dan untuk dimaklumi tahun kemarin ada 20 orang jamaah kita yang wafat,” tambahnya.

Ketika ditanya tentang apakah jamaah haji yang wafat itu akan mendapatkan asuransi, Sirojudin mengatakan jamaah haji yang wafat akan dapat asuransi.

”Semua jamaah yang wafat dapat asuransi, dan itu langsung akan dibayarkan oleh Dirjen PHU (Penyelenggara Haji dan Umroh) pusat. Mekanisme pembayarannya cukup mudah, keluarga jamaah tidak akan repot mengurus persyaratan, tapi cukup menjaga jangan sampai rekening hajinya mati karena asuransi itu akan ditransfer oleh Dirjen PHU ke rekening jamaah,” pungkasnya.(bul)

Kirim Komentar

Leave a Reply