Perlu Pemacu Masyarakat Kembali Bertani

Pelantikan pengurus DPP Pemuda Tani Indonesia periode 2016-2021 di Aula Kampus IPDN, Praya, NTB, Sabtu (24/9) .(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

Pelantikan pengurus DPP Pemuda Tani Indonesia periode 2016-2021 di Aula Kampus IPDN, Praya, NTB, Sabtu (24/9) .(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Fadli Zon berharap kegiatan festival tani nusantara dapat memberikan dampak untuk kemajuan pertanian di Indonesia.

“Di bidang pertanian sebenarnya tidak terlalu banyak masalah. Hanya saja yang terjadi masalah dasar seperti bibit unggul dan air,” ungkapnya saat melantik Pengurus DPP Pemuda Tani Indonesia periode 2016-2021 yang dinahkodai Fary Dj Francis pada acara leadership forum peran pemuda dalam mewujudkan kedaulatan pangan dalam rangka Festival Tani Nusantara ke- 56, di Aula Kampus IPDN, Praya, NTB, Sabtu (24/9) .

Karena itu, lanjut Fadli Zon, untuk mendukung kemajuan pertanian, pemerintah sudah memprogramkan swasembada pangan guna mengantisipasi terjadinya krisis pangan di Indonesia.

Namun, dirinya mempertanyakan target pemerintah pada 2017 untuk swasembada beras apakah akan bisa tercapai atau tidak. Pasalnya, dari tahun ke tahun jumlah rumah tangga petani atau masyarakat yang bertani semakin sedikit. Dengan adanya kegiatan Festival Tani Nusantara ini dapat memacu masyarakat kembali untuk bertani dan swasembada pangan dapat tercapai.

Wakil Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menyampaikan Kabupaten Loteng saat ini merupakan penghasilan padi terbesar di NTB dengan luas lahan sekitar 93 ribu hektare. Dan rata-rata satu hektare itu memperoleh padi kering sebanyak 5,1 ton.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply