Hujan, Petani Jual Murah Semangka

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Para petani semangka di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB) terpaksa menjual murah buah semangkanya dengan cara eceran di sepanjang jalan raya karena tidak ada pengepul yang datang membeli secara borongan.

Selain menjual buah semangka dengan harga yang sangat  murah, panen semangka juga dilakukan lebih awal dari seharusnya. Hal ini akibat hujan lebat yang turun menerus sejak beberapa hari yang mengakibatkan kualitas buah semangka menurun.

“Tidak ada pengepul yang datang membeli borongan, terpaksa kita jual sendiri di pinggiran jalan secara eceran dengan harga murah” kata Anton, petani semangka di Dusun Pantek, Desa Banyu Urip, Loteng kepada Lomboktoday.co.id, Minggu (25/9).

Menurut Anton, penjualan dengan cara mengecer dan harga murah terpaksa dilakukan daripada rusak. Kalaupun ada pengepul yang mau membeli, harga ditawarkan sangat jauh dari harapan.

Gesah, petani semangka lain mengatakan, hujan yang turun terus menerus juga akan bisa merusak buah semangka. Semangka menjadi pecah dan membusuk karena terlalu dingin.

“Untuk satu kuintal buah semangka, kita jual 126 ribu kepada warga yang datang membeli,” katanya.

Ditambahkan, kalau dihitung dengan harga tersebut memang sangat murah, tapi daripada tidak terjual, dirinya tambah merugi mengingat biaya dikeluarkan dari sejak masa tanam sampai masa panen tidak sedikit.(wan)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply