DBIP: Desa Ujung Tombak Pembangunan

2 minutes reading
Thursday, 6 Oct 2016 10:12 0 191 Editor

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Tidak kurang dari 995 kepala desa se-Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti kegiatan Pencanangan Desa Benderang Informasi Publik (DBIP), Kamis (06/10). Kegiatan yang digelar Komisi Informasi Provinsi NTB itu, juga diikuti seluruh camat. Tidak ketinggalan, seluruh bupati se-NTB turut hadir menyaksikan kegiatan yang pertama di Indonesia tersebut.

Suasana Pencanangan Desa Benderang Informasi Publik (DBIP).

Suasana Pencanangan Desa Benderang Informasi Publik (DBIP).

Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi mencanangkan program tersebut dan berpesan kepada seluruh kepala desa untuk membangun komitmen dalam membangun daerah, khususnya menyampaikan informasi pembangunan secara terbuka kepada khalayak umum. ‘’Bapak ibulah yang menjadi ujung tombak yang melaksanakan semua program pembangunan, sehingga sukses atau tidak suksesnya pembangunan di NTB ini sangat bergantung pada komitmen bapak/ibu sekalian,’’ ungkap gubernur yang disambut tepuk tangan ratusan kepala desa tersebut.

Menurut gubernur, bentuk komitmen yang dapat dilakukan dengan menyediakan sarana-sarana keterbukaan informasi, seperti menyediakan papan informasi atau membuat website untuk menyampaikan perkembangan desa, baik keuangan maupun infrastruktur kepada masyarakat. ‘’Komitem itu harus mulai dari kesadaran bahwa keterbukaan informasi itu sangat membantu melaksanakan tugas. Keterbukaan informasi itu tidak menyulitkan tapi justru membantu. Karena dengan keterbukaan informasi tersebut akan tumbuh pertisipasi public,’’ tutur orang nomor satu di NTB itu.

Gubernur berharap pencanangan program tersebut dapat berjalan sukses dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk kepentingan pembangunan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, seluruh bupati se-NTB bersama gubernur menandatangani MoU untuk keterbukaan informasi, yang disaksikan Dirjen Pembangunan Daerah Tertentu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Dr Ir Suprayoga Hadi, M.S.P.

Sementara itu, Dirjen Pembangunan Daerah Tertentu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Dr Ir Suprayoga Hadi, M.S.P. menyampaikan, keterbukaan informasi tersebut akan memberikan peluang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. ‘’Mayarakat dapat ikut dalam pembangunan-pembangunan kemasyarakatan, promosi pembangunan desa serta pembangunan-pembangunan lain yang berkembang di desa,’’ jelasnya di hadapan gubernur dan peserta yang hadir.

Ketua Komisi Informasi (KI) NTB, Ajeng Rosalinda Motimori mengatakan, peluncuran DBIP tersebut bukan merupakan akhir dari segala iktiar menciptakan keterbukaan informasi publik di NTB, tetapi menjadi awal untuk membudayakan keterbukaan informasi mulai dari pemerintah desa.

Karena itu, dia berharap program tersebut dapat semakin menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat mengenai pentingya keterbukaan dan transparansi. ‘’Keterbukaan informasi dapat mendorong pembangunan lebih baik,’’ tuturnya.(humas/bul)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA