Rahman Rahim Day, Agenda Inti HUT Lombok Tengah ke-71

Kerjasama Humas dan Protokol Pemda Loteng dengan media online www.lomboktoday.co.id

Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili FT.(foto: dok Humas Lombok Tengah)

Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili FT.(foto: dok Humas Lombok Tengah)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili FT menginisiasi tanggal 10 Muharram sebagai Rahman Rahim Day (R2D) yang selanjutnya akan dilaunching pada tanggal 10 Muharram 1438 H yang bertepatan dengan tanggal 11 Oktober 2016. R2D ini merupakan agenda inti rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-71.

Konsep agenda R2D tersebut yakni pada hari itu akan diundang seluruh anak yatim piatu yang ada di Kabupaten Lombok Tengah. Jumlah anak yatim piatu di wilayah kecamatan masing-masing yang akan diberikan santunan, di antaranya Zona Aik Meneng yakni Kecamatan Kopang sebanyak 1.352, Batukliang sebanyak 1.037, Batukliang sebanyak 1.010, Pringgarata sebanyak 1.045 sehingga total 4.444 orang.

Zona Tuntung Tilah, yaitu Kecamatan Praya sebanyak 1.309, Praya Tengah sebanyak 650, Jonggat sebanyak 1.213, Janapria sebanyak 1.380. Jumlah 4.552 orang.

Sedangkan untuk Zona Empak Bau, yaitu Kecamatan Praya Barat sebanyak 1.275, Praya Barat Daya sebanyak 663, Praya Timur sebanyak 961, Pujut sebanyak 1.783. Jumlah 4.682 orang. Sehingga total jumlah anak yatim yang akan diberikan santunan itu sebanyak 13.678 orang.

Konsep acara yakni pada 10 Muharram tersebut, seluruh anak yatim piatu akan diundang hadir di Masjid Agung Kabupaten Lombok Tengah. Untuk transportasi dan mobilisasi mereka, menjadi tanggungjawab camat yang dikoordinasikan dengan kepala desa/lurah dan SKPD pembina zona masing-masing.

Dalam kegiatan itu, akan diadakan dzikir dan doa. Kemudian anak yatim piatu akan diberikan santunan yang dananya bersumber dari PNS lingkup Pemkab Loteng dan sumber lainnya.

Sementara itu, jumlah dana yang telah terkumpul dari PNS dan guru sebanyak Rp212.850.000. Sedangkan untuk kebutuhan dana santuanan anak yatim itu sebanyak Rp683.900.000 dengan asumsi satu anak yatim mendapatkan santunan minimal Rp50.000. Kekurangan dana Rp471.050.000.

Untuk kekurangan dana tersebut, pada rapat Rabu lalu diputuskan penggalangan dana dari sumber-sumber, di antaranya Perbankan, BUMN/BUMD, pemilik toko, instnasi vertikal lainnya, perhotelan, restoran, pimpinan dan anggota DPRD, sekretaris DPRD, kontraktor, sponsor, LSM/wartawan, perseorangan, finance, notaris, klinik kesehatan, apotek, dan lainnya.

Sedangkan terkait konsumsi, akan disediakan nasi bungkus sebanyak kurang lebih 15.000 nasi bungkus. Untuk lauk pauknya akan disediakan oleh keluarga bupati di Bodak berupa sit-sit daging sapi, sambal aceh, serundeng, tolang komak pelecing. Dan nasinya akan disediakan oleh seluruh SKPD.

Dalam rapat tersebut, Sekda meminta agar Kepala SKPD menyiapkan R2D dengan sungguh-sungguh. “Insya Allah, kita niatkan hari ini karena ini kita persembahkan untuk anak yatim piatu, yakinlah malaikat-malaikat bersama bapak-ibu sekalian,”ungkap Nursiah. Sekda Loteng.
Bupati Lombok Tengah memberikan perhatian khusus terhadap agenda R2D karena ini merupakan agenda yang pertama kali dan akan dirutinkan tiap tahunnya.

Sementara sebelumnya pada rapat di pendopo hari Senin, 3 Oktober 2016, bupati mengatakan bahwa R2D adalah inti kegiatan dari Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-71 tahun ini.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara hiburan sudah lewat, tinggal selanjutnya nanti akan ada dzikir dan doa serta tablig akbar, maka Rahman Rahim Day adalah inti utama kegiatan hari jadi. Ye balen teloqn,” ungkap Bupati Loteng.(ROS/adv)

Kirim Komentar

Leave a Reply