SMAN 1 Terara Siap Pindah ke Provinsi

Kepala SMAN 1 Terara, H Khaerul Anwar. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)
Kepala SMAN 1 Terara, H Khaerul Anwar. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)
Kepala SMAN 1 Terara, H Khaerul Anwar. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Status pendidik dan tenaga kependidikan tingkat SMA/SMK, terhitung sejak 1 Oktober 2016 dialihkan dari kabupaten/kota ke Pemerintah Provinsi sesuai Peraturan BKN No.1 Tahun 2016. Pengalihan tersebut telah menimbulkan polemik di tengah masyarakat, terutama bagi para guru yang masih statusnya tenaga honorer yang mendapat SK dari bupati dan insentif dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Mereka masih cemas apakah Pemerintah Provinsi NTB atau Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi akan memberikan SK honorer setelah mereka pindah ke provinsi.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Terara, H Khaerul Anwar yang ditemui Lomboktoday.co.id di kantornya mengatakan, pengalihan itu bagi dirinya tidak ada masalah, dan pihaknya sudah siap untuk pindah ke provinsi. ‘’Saya kira perubahan itu tidak perlu dipersoalkan, karena saya yakin sudah dipertimbangkan dengan matang oleh pemerintah. Dan untuk sementara, saya melihat tidak ada perubahan yang mendasar, artinya tidak ada program yang berubah,’’ kata Khaerul Anwar di kantornya, Rabu (12/10).

Bagi dirinya selalu siap dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah, karena selama ini pihaknya dari SMAN 1 Terara hubungannya dengan pemerintah kabupaten maupun provinsi sudah berjalan dengan baik.

Khaerul Anwar juga menambahkan, pihaknya saat ini sedang konsen untuk membuat SMAN 1 Terara menjadi sekolah yang terdepan dalam prestasi dan inovasi. ‘’Kami selalu memberikan contoh yang baik kepada siswa-siswa kami atau kepada guru sekalipun, terutama dalam kerapian dan kedisiplinan. Oleh karena itu, anak-anak kami di SMAN 1 Terara ini masuknya jam 07.00 Wita, begitu sampai di sekolah mereka langsung ke Mushalla untuk sholat dhuha dan dilanjutkan dengan membaca Alquran, baru setelah jam 07.30 Wita mereka masuk kelas,’’ ungkapnya.(bul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *