Tiga Pelaku Curas Diringkus Polisi

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Dalam operasi Jaran Gatarin 2016, tim buru sergap (Buser) Satuan Reskrim bersama Satuan Narkoba dan tim elit Shabara Polres Lombok Timur, berhasil meringkus tiga pelaku kasus curas (pencurian dengan kekerasan) kurang dari 1×24 jam, di Camp Penampungan Kulit Kelapa, di wilayah Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lotim, Kamis malam (13/10).

DIRINGKUS: Tiga pelaku kasus curas (pencurian dengan kekerasan) berhasil diringkus kurang dari 1x24 jam, di Camp Penampungan Kulit Kelapa, di wilayah Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lotim, Kamis malam (13/10). (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

DIRINGKUS: Tiga pelaku kasus curas (pencurian dengan kekerasan) berhasil diringkus kurang dari 1×24 jam, di Camp Penampungan Kulit Kelapa, di wilayah Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lotim, Kamis malam (13/10). (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

Ketiga pelaku yang diringkus tersebut, diantaranya; inisial DP (17), pelajar—warga Desa Tanjung Luar, HJ (20), montir—warga Desa Sukaraja dan R (40), nelayan—warga Kaliantan, Desa Sengkolak, Kecamatan Jerowaru. Saat penangkapan tersebut, pelaku inisial R (40) terpaksa dilumpuhkan timah panas, karena berani melawan dan mencoba berusaha kabur saat akan ditangkap. Kasusnya kini dalam penanganan penyidik Polres Lombok Timur.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo Kusumo didampingi Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Wendy Oktariansyah yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/10) tak menampik bila anggotanya berhasil meringkus tiga orang pelaku curas yang dinilai kerap beroperasi di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

‘’Para pelaku yang diringkus ini, selain melakukan aksi curas, sebelumnya juga masuk laporan terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor),’’ kata Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo mengatakan, terungkapnya kasus ini, pelaku melakukan aksi di Camp Penampungan Kulit Kelapa yang ada di Desa Tanjung Luar. Saat para pelaku menjalankan aksinya, korban keburu terbangun. Nah, ketika melihat korban terbangun, pelaku langsung menyerang korban, dan korban melakukan perlawanan.

Mendapat perlawanan dari korban, pelaku pun sempat mengancam korban dengan senjata tajam (sajam). ‘’Malam itu juga ketiga pelaku berhasil kita ringkus satu per satu di tempat persembunyian masing-masing,’’ ungkapnya sembari menjelaskan, seperti halnya pelaku inisial R, ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Lungkak, Kecamatan Keruak.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu buah HP milik korban yang berhasil dibawa kabur pada saat menjalankan aksinya. Sisa uang hasil aksi kejatanan Rp150 ribu, termasuk mengamankan sepeda motor yang digunakan melakukan aksinya.

‘’Ketiganya kini sedang mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Lotim guna proses penyidikan dan pengembangan kasusnya. Dalam kasus ini, pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,’’ ungkapnya.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply