Tiga Desa di Lotim Jadi Sampel Penanganan Remittance

Kepala Desa Loyok, Rosyidi. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

Kepala Desa Loyok, Rosyidi. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan keuangan para tenaga kerja Indonesia (TKI), bank dunia menjadikan tiga desa di Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Desa Loyok, Tetebatu Selatan dan Desa Perigi sebagai daerah percontohan dalam penanganan remittance keuangan para TKI.

‘’Dengan adanya grand back yang dibentuk bank dunia ini, masyarakat sudah tak perlu lagi  transaksi ke luar, cukup di desa saja,’’ kata Kepala Desa Loyok, Rosyidi kepada Lomboktoday.co.id, di kantornya, Senin (17/10).

Menurut Rosyidi, sebelumnya masyarakat yang mau mengambil uang kiriman, mereka harus keluarkan uang paling tidak Rp50 ribu—Rp 100 ribu untuk membayar ojek, tetapi sekarang cukup keluarkan uang Rp5000 saja sebagai biaya administrasi. ‘’Sekarang sudah ada dibuatkan tempat pelayanan seperti Bank BRI, BNI, XL, Simpati dan lainnya. Sehingga pelayanan keuangan cepat dan mudah. Sepanjang ada bukti, mereka langsung dilayani,’’ ungkapnya.

Disebutkan kades, jumlah warganya yang menjadi TKI ke luar negeri mencapai 600 orang. Dan tiga desa di Lotim, NTB ini terpilih pertama kali di Indonesia menjadi daerah percontohan dalam penanganan remittance keuangan para TKI oleh bank dunia.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply