Tiga Gili Jadi Destinasi Konserpasi Wisata

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Festival Pesona Gili Indah 2016 akan digelar pada 5-6 Nopember 2016 mendatang di kawasan tiga gili yaitu Gili Air, Gili Trawangan dan Gili Meno. Even tersebut merupakan acara tahunan yang digelar oleh Pemerinrah Kabupaten Lombok Utara (KLU) bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB.

Kepala Disbudpar NTB, Lalu Muhammad Faozal. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

Kepala Disbudpar NTB, Lalu Muhammad Faozal. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

Festival Gili Indah merupakan brand baru yang dulu namanya  Gili Begawe yang melibatkan seluruh masyarakat yang ada di kawasan Gili Air, Gili Trawangan dan Gili Meno dan semua pelaku wisata yang ada di kawasan tersebut secara massive.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Faozal mengharapkan dengan adanya berbagai macam kegiatan pada even Festival Gili Indah 2016 itu akan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara dan menjadikan kawasan tiga gili di Kabupaten Lombok Utara (KLU) itu menjadi icon pariwisata dunia.

Sebagai icon pariwisata dunia, maka kawasan tiga gili harus terus berbenah dengan memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan. ‘’Peningkatan kesadaran masyarakat akan kebersihan juga perlu untuk digaungkan. Salah satunya adalah dengan mural sepanjang 100 meter yang berisi pesan dan ajakan untuk menjaga kebersihan tiga kawasan gili,’’ kata Faozal.

Sedangkan kegiatan yang akan diselenggarakan dalam even Pesona Gili Indah yang akan dimulai pada 5 Nopember 2016 itu adalah untuk kegiatan di Gili Trawangan ada lomba lari 10 K , acara Mural Fiesta dengan tema ‘’Clean Beach Campaign’’, dan ada lomba perahu atau sail pass dari Gili Air, selanjutnya pada malam harinya ada acara Gili Art Atmosphere.

Untuk kegiatan di Gili Meno, acara dibuka dengan pelepasan anak penyu (tukik) dilanjutkan dengan diskusi pariwisata dan nonton Film Dokumenter tentang konserpasi alam dan lingkungan kemudian pada malam harinya akan dilakukan pelepasan lampion.

Sedangkan kegiatan di Gili Air akan dilakukan acara penanaman terumbu karang dan penanaman 1.000 pohon kamboja. Kemudian pada puncak acara Minggu, 06 Nopember 2016 akan dilakukan Clean Beach (Membersihkan pantai) pada tiga gili tersebut (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) dan acara tersebut harus melibatkan semua masyarakat secara massive, termasuk semua pelaku industri wisata.

‘’Saya berharap pada hari Minggu itu, hotel buka jam 10.00 Wita. Jadi, dari pagi-pagi betul semua orang di tiga gili itu kumpul di pantai untuk melakukan pembersihan, mudah-mudahan bisa masuk MURI, karena melakukan pembersihan pantai dengan orang yang sangat banyak dan kita jadikan hawasan tiga gili itu menjadi Destinasi Konserpasi Wisata,’’ ungkapnya.(bul)

Kirim Komentar

Leave a Reply