Bupati Lotim Ngaku Lupa

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Bupati Lombok Timur, HM Ali BD mengaku lupa mengenai masalah kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa (ADD) yang dilakukan Kepala Desa Lenek Lauk, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, apakah sudah dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum atau tidak. Padahal, masyarakat Desa Lenek Lauk menuntut bahwa kasus ini harus segera diserahkan ke aparat penegak hukum untuk diproses.

‘’Saya lupa kasus ADD Kades Lenek Lauk sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum atau tidak,’’ kata Bupati Lotim, HM Ali BD saat dicegat awak media usai membuka kegiatan Rakerda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-NTB di Aula BPKPB NTB, Kamis (20/10).

Bupati meminta kepada awak media untuk mempertanyakan lebih jelas lagi ke pihak aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Selong, terkait kasus ADD Kades Lenek Lauk itu, biar jelas. ‘’Silakan saja tanya langsung ke kejaksaan terkait kasus itu, apakah sudah diterima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat atau belum,’’ ungkap Ali BD sembari tersenyum memandangi awak media.

Disela-sela pembukaan Rakerda PMII se-NTB, Bupati Lotim, HM Ali BD dengan tegas mengatakan kalau dirinya telah melaporkan dan menyerahkan hasil laporan dugaan penyelewengan ADD yang dilakukan oleh salah satu kades di Lotim. Hal ini penting, agar ditindaklanjuti sesuai hukum dan aturan yang berlaku. Karena, siapa yang salah harus menerima ganjaran yang setimpal atas perbuatannya.

‘’Saya telah memberikah hasil laporan Inspektorat kepada aparat penegek hukum atas dugaan penyelewengan ADD yang dilakukan salah satu kades di Lotim. Karena siapa yang salah, harus berani bertanggungjawab,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply