Kemlu Pulangkan 106 WNI Jamaah Haji Gunakan Paspor Filipina

JAKARTA, Lomboktoday.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memulangkan 106 WNI Jamaah Haji yang menggunakan paspor Filipina. Para WNI dipulangkan dalam dua kloter. Kloter pertama tiba Kamis (20/10) dengan Penerbangan Philippines Airlines PR 535 ETA 23.55 WIB, didampingi oleh Tim Perlindungan WNI KBRI Manila. Sementara kloter kedua akan tiba Jumat besok (21/10) pukul 23.55 WIB.

DIPULANGKAN: Inilah 106 WNI Jamaah Haji yang menggunakan paspor Filipina dipulangkan oleh pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. (Foto: PWNI dan BHI Kemlu for Lomboktoday.co.id)

DIPULANGKAN: Inilah 106 WNI Jamaah Haji yang menggunakan paspor Filipina dipulangkan oleh pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. (Foto: PWNI dan BHI Kemlu for Lomboktoday.co.id)

Selanjutnya, para WNI telah diserahterimakan oleh Kementerian Luar Negeri RI kepada Kementerian Agama RI untuk ditampung sementara di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta. Di asrama haji, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Bareskrim Polri dan Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Para WNI tersebut terdiri dari 28 laki-laki dan 78 wanita. 42 diantaranya berusia di atas 60 tahun. Sebagian berasal dari 9 (sembilan) daerah, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, dan Lampung. Sementara itu, sebagian lainnya adalah WNI yang berdomisili di Sabah, Malaysia.

‘’Apa yang dilakukan para WNI adalah pelanggaran serius dalam hukum Filipina. Namun, atas upaya diplomasi yang dilakukan Pemerintah, mereka dilepaskan dari tuntutan hukum dan dapat dipulangkan,’’ kata Direktur Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesai dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/10).

Iqbal juga menyampaikan peringatan pemerintah agar tindakan serupa tidak terjadi lagi di tahun-tahun mendatang. Karena jika terjadi lagi, tidak ada jaminan mereka akam dilepaskan dari jeratan hukum di Filipina.(ar/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply