Supporter SMAN 3 Selong vs SMAN 2 Masbagik Tawuran

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Aksi tawuran diantara dua supporter yakni SMAN 3 Selong dan SMAN 2 Masbagik, Lombok Timur, tidak terhindarkan lagi saat menyaksikan pertandingan Bola Volly kedua sekolah tersebut di SMAN 2 Selong, Rabu sore (19/10). Akibat kejadian itu, beberapa supporter mengalami luka-luka karena terkena lemparan batu, pukulan benda keras dan senjata tajam (sajam). Mereka adalah; Fahmi, Agum dan M Nur, sehingga terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit dr R Soejono Selong untuk mendapatkan perawatan intensif.

DIRAWAT: Salah seorang supporter mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka akibat aksi tawuran di SMAN 2 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

DIRAWAT: Salah seorang supporter mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka akibat aksi tawuran di SMAN 2 Selong. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Beruntungnya situasi sudah bisa dikendalikan oleh aparat keamanan, dengan memukul mundur kedua supporter yang melakukan tawuran itu. Dan kasusnya ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, kasus tawuran dua supporter tersebut bermula dari pertandingan diantara kedua siswa sekolah itu. Dimana, pada set ketiga sesuai kesepakatan bersama, kalau sudah adzan Magrib, maka pertandingan harus diulang.

Sedangkan skor sementara dimenangkan siswa SMAN 3 Selong yakni 2-0. Tapi, pada saat dihentikan pertandingan itu sementara, terjadinya saling ejek-mengejek diantara supporter yang pada akhirnya terjadilah aksi tawuran di lapangan pertandingan Bola Volly tersebut. Tak pelak kedua supporter pun saling lempar dan pukul dengan batu.

Tidak berapa lama, datang aparat keamanan ke lokasi untuk melerai kedua belah pihak yang melakukan aksi tawuran itu. Korban yang mengalami luka-luka akibat dari tawuran itu pun langsung dilarikan ke Puskesmas dan RS dr R Soejono Selong untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dan pertandingan terpaksa dihentikan oleh petugas untuk mengantisifasi terjadinya aksi tawuran susulan dan balas dendam. Kedua belah pihak langsung dipukul mundur dengan cara membubarkan pertandingan tersebut.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo Kusumo melalui Kapolsek Sukamulia, IPTU M Iskandar membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya tawuran antara supporter saat pertandingan Bola Volly di SMAN 2 Selong antara siswa SMAN 3 Selong dengan SMAN 2 Masbagik.

‘’Dari tawuran itu, beberapa orang supporter mengalami luka-luka akibat saling lempar dan pukul. Kami belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya aksi tawuran itu, karena kasusnya ini masih diperiksa dan dimintai keterangan para saksi-saksi,’’ kata M Iskandar kepada Lomboktoday.co.id, di kantornya, Kamis (20/10).

Iskandar yang juga mantan Kapolsek Sakra Barat ini menjelaskan, situasi saat ini sudah kondusif, karena telah diberikan pengertian dan pemahaman kepada kedua belah pihak untuk tidak melakukan gerakan-gerakan balasan. Jika sampai hal itu terjadi, maka akan ditindak tegas.

Begitu pula dengan pertandingan tersebut, pihaknya sudah minta untuk dihentikan sementara sampai permasalahan ini klir. Lebih-lebih pertandingan ini tidak ada ijin dari pihak aparat keamanan. ‘’Panitia pelaksanaan pertandingan Bola Volly itu sudah kami mintai keterangan dan pertanggungjawaban atas masalah tawuran ini,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply