Oknum Guru Honor Diciduk Polisi

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah salah seorang oknum guru honorer di salah satu sekolah di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Korban WNA saat mengambil motornya yang berhasil ditemukan oleh anggota Polres Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Korban WNA saat mengambil motornya yang berhasil ditemukan oleh anggota Polres Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Guru honorer yang dimaksud adalah inisial RTH (29 tahun), warga Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, berhasil diciduk anggota Polres Lombok Tengah, karena terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terhadap wisatawan asing (mancanegara).

Selain menciduk pelaku, polisi juga berhasil menangkap rekan pelaku inisial UW (26 tahun), warga Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Kini kedua pelaku sudah dikerangkeng di balik jeruji besi tahanan Mapolres Lombok Tengah, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya membenarkan penangkapan pelaku curanmor yang merupakan oknum guru honorer di salah satu sekokah di wilayah Kabupaten Loteng.

Pihaknya juga berhasil menangkap rekan pelaku lainnya di hari yang bersamaan. Mengingat keduanya terlibat pencurian dan penadahan sepeda motor milik korban WNA, Michel Jefrey Fhiups, warga Negara Australia, yang sudah beberapa hari lalu sudah berada di Desa Kuta.

Arjuna Wijaya menjelaskan kronologisnya, kasus tersebut berawal saat korban datang ke Fredies Cafe yang berada di simpang empat Desa Kuta untuk makan malam dan memarkir motornya. Begitu selesai makan malam, korban melihat motornya sudah tidak ada di tempat parkir.

Akhirnya korban bersama pemilik motor langsung melaporkan kejadian curanmor tersebut ke pihak Polsek Pujut. Atas laporan yang masuk, selanjutnya anggota langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku yang merupakan warga Desa Kuta, dan salah satunya adalah oknum guru honorer. ‘’Kedua pelaku dikenakan pasal 480 KUHP. Dan motor jenis Honda Vario hasil curanmor itu sudah dikembalikan kepada korban,’’ katanya.(ROS)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply