Polisi Lumpuhkan DPO Pencuri Sapi

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Wendy Oktariansyah. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Wendy Oktariansyah. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Tim buru sergap (Buser) Polres Lombok Timur berhasil melumpuhkan salah seorang pelaku pencurian sapi di wilayah Kecamatan Sambelia yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dimana, pelaku inisial S (32 tahun), warga Dasan Bagek, Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur itu, dilumpuhkan dengan timah panas hingga bersarang di kakinya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku bersama barang bukti (BB) langsung digelandang ke Mapolres Lotim, guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo Kusumo melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Wendy Oktariansyah saat dikonfirmasi membenarkan bila anggotanya berghasil menangkap dan melumpuhkan pelaku pencurian sapi yang seringkali meresahkan masyarakat di wilayah Sambelia.

‘’Kami terpaksa melumpuhkan pelaku pencuri sapi itu karena yang bersangkutan berani melawan petugas. Saat ini, pelaku mendekam di sel tahanan Polres Lotim,’’ kata Wendy Oktariansyah.

Mantan Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat itu menjelaskan, pelaku bersama rekannya menjadi target operasi (TO) dalam penangkapan itu, karena sudah lama diburu petugas. Apalagi laporan masuk pada Desember 2015 lalu, yakni telah melakukan aksi pencurian sapi di rumah korban, Papuk Bangkol (60 tahun), warga Dasan Bagek, Desa Belanting.

Dengan kerja keras petugas, akhirnya pelaku bersama kawanannya berhasil ditangkap di rumahnya pada 19 Oktober 2016, sekitar pukul 17.00 Wita. Itu setelah disergap oleh petugas dari semua sudut, agar bisa melarikan diri.

‘’Pelaku merupakan DPO yang selama ini dicari petugas. Dalam kasus ini, pelaku diancam pasal 363 KUHP pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply