Sekretaris Bakesbangpoldagri Jadi Calon Kades

Kepala Bidang Pengembangan BKD dan Diklat Lotim, Ahmad Sazali. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Kepala Bidang Pengembangan BKD dan Diklat Lotim, Ahmad Sazali. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Sekretaris Badan Kesatuan Badan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Kabupaten Lombok Timur, Nurhadi Muis ikut maju menjadi Calon Kepala Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, dalam Pilkades serentak tahun 2016 ini. Itu setelah yang bersangkutan memperoleh ijin dan rekomendasi dari Bupati Lotim, HM Ali BD untuk maju dalam Pilkades tersebut.

‘’Memang betul Pak Muis ikut maju menjadi Calon Kades di Jeruk Manis, meski yang bersangkutan masih memegang jabatan strategis di lingkup Pemkab Lotim,’’ kata Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawian Daerah dan Diklat (BKD dan Diklat) Lotim, Ahmad Sazali kepada Lomboktoday.co.id, di Selong, Senin (24/10).

Selain itu, kata Sazali, terdapat pula pejabat lain yang masih memegang posisi Kepala Seksi (Kasi) di Kecamatan Sakra Timur maupun sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang memegang jabatan structural, juga ikut maju dalam Pilkades tersebut.

Bagi dirinya hal itu tidak masalah, yang penting mereka memahami aturan main yang ada. Dan semua mereka telah memperoleh ijin dari atasannya untuk maju, sehingga hal ini tidak menjadi masalah. Dan baru menjadi masalah apabila mereka maju, dan tidak ada ijin resmi dari Bupati Lotim, HM Ali BD selaku pimpinan tertinggi di Lotim.

‘’Kalau sudah ada ijin, silakan saja untuk maju menjadi calon kades sesuai alamatnya masing-masing. Meski maju sebagai calon kades, tidak akan berhenti untuk memegang jabatan yang sekarang dipegang oleh Nurhadi Muis, dan baru tidak memegang jabatan setelah yang bersangkutan nanti terpilih,’’ ungkapnya.

Sazali menambahkan, mengenai statusnya sebagai PNS masih tetap meski nanti telah menjadi kades, dan telah memperoleh hak-haknya sebagaimana PNS yang lainnya.

Terkecuali yang tidak diperoleh adalah tunjangan jabatannya, karena sudah memilih menjadi kades. Begitu juga mengenai kelanjutan kariernya di PNS tetap, bila nanti mereka telah berhenti menjadi kades, dan kembali ke posisi semula menjadi abdi negara dan masyarakat. ‘’Terkecuali pada saat berhenti menjadi PNS yang bersangkutan sudah memasuki masa pensiun, tentunya langsung pension,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply