Kurikulum TSM Honda Masuk di 19 SMK di NTB

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) Kurikulum Tehnik Sepeda Motor (TSM) Honda dan Peresmian Laboratorium Tempat Uji Kompetensi SMK TSM Honda telah berlangsung Selasa (25/10) di halaman depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Praya, Lombok Tengah, disaksikan Senior Manager Training Department AHM Pusat, Handy Hariko dan Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri serta Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah, HL Idham Halid, dan Regional Head Astra Motor NTB, Wahyudi Saputra.

SERTIFIKAT: Penyerahan Sertifikat Uji Kompetensi dari Senior Manager Training Department AHS Pusat, Handy Hariko kepada Wabup Loteng, L Pathul Bahri. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

SERTIFIKAT: Penyerahan Sertifikat Uji Kompetensi dari Senior Manager Training Department AHM Pusat, Handy Hariko kepada Wabup Loteng, L Pathul Bahri. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

Penandatanganan MoU itu dilakukan terhadap enam SMK yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB), diantaranya; SMKN 1 Lopok—Sumbawa, SMKN 1 Taliwang—Sumbawa Barat, SMKN 1 Pringga Baya—Lombok Timur, SMKN 1 Batukliang—Lombok Tengah, SMKN 1 Gunungsari—Lombok Barat dan SMKS Darul Falah Pagutan Kota Mataram.

MoU: Kepala Sekolah 6 SMK se-NTB menunjukkan Momerandum of Understanding (MoU) Kurikulum Tehnik Sepeda Motor (TSM) Honda (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

MoU: Enam (6) Kepala SMK se-NTB menunjukkan Momerandum of Understanding (MoU) Kurikulum Tehnik Sepeda Motor (TSM) Honda. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

Senior Manager Training Department AHM Pusat, Handy Hariko mengatakan, di seluruh Indonesia sudah terdapat 553 SMK yang telah melakukan MoU Kurikulum TSM dengan Astra Honda dan untuk NTB sampai hari ini ada 19 SMK yang telah masuk dalam kurikulum TSM Honda ini. ‘’Kita berharap MoU ini akan bisa menjadi pendorong untuk pengembangan keterampilan otomotif di kalangan generasi muda NTB di masa mendatang. Dengan adanya kurikulum ini, AHM beserta Astra Motor sebagai main dealer Honda di NTB berharap dapat berkonstribusi meningkatkan kesesuaian program SMK dengan kebutuhan lapangan kerja (link and match program),’’ ungkap Handy.

Handy Harito juga berharap agar MoU Kurikulum TSM itu tidak berhenti sampai di sini, tapi dia menginginkan agar terus berlanjut sampai SMK menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang otomotif, khususnya sepeda motor. Pengetahuan serta keterampilan siswa SMK selalu ter-upgrade sesuai perkembangan teknologi Honda.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri menyambut baik program dari Astra Motor yang cukup peduli dengan dunia pendidikan, terutama dalam bidang otomotif. ‘’Saya perkirakan dari tahun ke tahun angka penjualan sepeda motor Honda akan terus meningkat seiring semakin meningkatnya pendapatan ekonomi masyarakat Lombok Tengah dan dengan adanya Laboratorium Uji Kompetensi ini. Mudah-mudahan akan membuat generasi muda kita, terutama siswa SMK menjadi lebih terampil, karena dengan bertambahnya kepemilikan sepeda motor akan membuka peluang kerja di bidang otomotif dan perbengkelan,’’ katanya.

Sedangkan Wahyudi Saputra, Regional Head Astra Motor NTB menginginkan dengan adanya MoU Kurikulum TSM Honda dengan SMKN 2 Praya akan muncul interpreneurship yang banyak dan handal, karena Lombok Tengah memiliki peluang yang besar dalam pengembangan pembangunan kedepan.

Implementasi upaya AHM mengembangkan Kurikulum TSM Honda di NTB didukung sepenuhnya oleh PT Astra Motor Cabang Mataram selaku main dealer AHM untuk wilayah NTB telah mengadakan beberapa program yang bertujuan meningkatkan kompetensi para guru SMK, seperti  pelatihan dan sinkronisasi kurikulum. Astra Motor Cabang Mataram juga memberikan buku pedoman sevice dan part catalog serta perlengkapan perbengkelan sesuai standar minimal bengkel resmi Honda atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Astra Motor juga mempersiapkan siswa SMK untuk magang di jaringan AHASS yang tersebar di seluruh NTB, yang saat ini sudah mencapai 74 bengkel AHASS.(bul)

Kirim Komentar

Leave a Reply