Polisi Tutup Tambang Galian C Illegal di Desa Bilebante

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Anggota Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah menutup tambang Galian C yang berada di Dusun Karang Ide 2, Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (25/10). Penutupan itu dilakukan karena tembang Galian C milik Sahirdan, warga setempat yang sudah beroperasi cukup lama itu, tidak mengantongi izin (iIlegal).

DITUTUP: Inilah tamang Galian C yang ditutup oleh anggota Satreskrim Polres Lombok Tengah, karena diduga illegal. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

DITUTUP: Inilah tamang Galian C yang ditutup oleh anggota Satreskrim Polres Lombok Tengah, karena diduga illegal. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya membenarkan, anggotanya telah menutup tambang Galian C yang diduga illegal di Desa Bilebante. Polisi juga mengamankan satu unit alat berat (excavator) merk Hyundai type 220-9SH, warna kuning di lokasi penambangan pasir.

‘’Anggota melakukan penyelidikan dan penyidikan dan diduga telah terjadi tindak pidana penambangan illegal dan pengerusakan lingkungan hidup di lokasi penambangan tersebut. Sehingga lokasi itu ditutup,’’ kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Selasa (25/10).

Dalam kasus penambangan illegal, kata Arjuna Wijaya, pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 158 UU RI No.4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan Pasal 98 UU RI No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Selain itu, berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa pelaku melakukan kegiatan penambangan illegal sejak Agustus 2016 hingga saat ini tanpa dilengkapi Ijin Usaha Pertambangan (IUP). ‘’Barang bukti (BB) sudah diamankan di Mapolres Loteng. Berkas perkara sedang dilengkapi, termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply