Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri Selama 3 Tahun

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Sungguh bejat kelakuan seorang ayah, inisial MA (34 tahun), warga Dusun Lendang Batah, Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, yang tega menggauli anak tirinya sendiri, inisial Bunga (12 tahun). Siswi kelas 1 SMP itu, ternyata sudah mulai digauli oleh ayah tirinya berkali-kali sejak masih duduk di bangku kelas 4 SD pada 2013 tahun lalu. Praktis korban sudah digauli oleh ayah tirinya hampir tiga tahun lamanya.

KORBAN PENCABULAN: Inilah siswi kelas 1 SMP, inisial Bunga (12 tahun) menjadi korban pencabulan ayah tirinya selama tiga tahun, dari sejak masih duduk di bangku kelas 4 SD. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)

KORBAN PENCABULAN: Inilah siswi kelas 1 SMP, inisial Bunga (12 tahun) menjadi korban pencabulan ayah tirinya selama tiga tahun, dari sejak ia masih duduk di bangku kelas 4 SD. (Ilustrasi/Lomboktoday.co.id)

Karena tidak tahan dengan perilaku bejat ayah tirinya, akhirnya korban pun memberanikan diri untuk menceritakan kejadian tersebut kepada pamannya dan melaporkannya ke pihak Polres Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya membenarkan adanya laporan pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang ayah kepada anak tirinya di Dusun Lendang Batah, Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Loteng. ‘’Korban didampingi oleh pamannya dating melaporkan kejadian tersebut ke Polres Loteng,’’ kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Rabu (26/10).

Arjuna Wijaya menjelaskan kronologis kejadiannya, pencabulan itu terjadi pada saat korban masih duduk di bangku kelas 4 SD, tepatnya pada 2013 lalu.

Pelaku MA yang tidak lain adalah ayah tirinya, menyetubuhi korban di dalam kamar tidur korban sekitar pukul 14.00 Wita, dengan cara pelaku tiba-tiba masuk ke kamar korban yang pada saat itu sedang tidur siang. Pelaku langsung membuka celana korban. Dan korban sempat menanyakan mengapa celananya dibuka oleh pelaku. Tapi pelaku menjawab kalau hal itu dilakukan lantaran karena merasa saying sama korban. Dan pelaku pun langsung menyetubuhi korban.

Tidak sampai di situ, niat bejat pelaku untuk menyetubuhi anak tirinya kembali dilakukan setelah dua bulan kemudian. Dan hal itu dilakukan pada siang hari di ruang tamu ketika ibu korban sedang pergi berjualan.

Bahkan ketika ibu korban pergi bekerja menjadi tenaga kerja wanita (TKW) ke Malaysia, pelaku sering kali menyetubuhi korban, baik di siang hari maupun malam hari. Ibu korban menjadi TKW meninggalkan korban pada saat korban sedang duduk di bangku kelas 5 SD bersama adik tirinya yang baru berusia 10 tahun.

‘’Pencabulan itu sering dilakukan pelaku hingga saat ini ketika korban duduk di bangku kelas 1 SMP. Karena korban merasa tidak tahan atas perilaku ayah tirinya itu, akhirnya korban pun menceritakan kejadian yang dialaminya kepada pamannya dan langsung melaporkan ke Polres Loteng. Dan kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Loteng,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply