BNN Ajak Semua Santri Perangi Narkoba

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya untuk memerangi narkoba di wilayah NKRI. Ajakan tersebut disampaikan saat pengukuhan Badan Pemuda Ansor NTB yang dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin, para tuan guru, anggota PBNU dan ribuan santri Yayasan Pondok Pesantren NU Al-Manshuriyah Ta’limushibiyah Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (27/10).

Kepala BNN Provinsi NTB, Kombes Polisi Sriyanto mengajak semua santri, termasuk Pemuda Ansor untuk bersama-sama memberantas barang haram tersebut. ‘’Mari kita bersama-sama perangi narkoba. Katakan Stop Pada Narkoba,’’ kata Kepala BNN Provinsi NTB, Kombes Polisi Sriyahto saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Sesuai data BNN Provinsi NTB, jumlah pengungkapan kasus narkoba di wilayah NTB mencapi 1,5 persen dari jumlah penduduk di daerah ini. Artinya, jumlah penduduk NTB yang mengkonsumsi barang haram itu mencapai sekitar 51 ribu jiwa. Itu pun tidak termasuk yang belum terungkap. Karenanya, BNN terus berupaya untuk bersama-sama memberantas narkoba. Sebab, narkoba ini bisa saja dikonsumsi oleh semua orang.

‘’Narkoba dapat merusak masa depan kita semua. Jangan hanya kita katakan perangi narkoba. Tapi kita semua harus melaksanakan kata perangi narkoba itu dari diri kita sendiri,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTB, Zamroni Aziz mengatakan, tujuan dibentuknya Badan Pemuda Ansor Anti Narkoba ini tak lain untuk membantu pihak BNN dalam memberantas narkoba. Kegiatan pengukuhan Badan Pemuda Ansor Anti Narkoba ini dirangkaikan dengan Hari Santri Nasional.

Karena, santri itu tidak bisa dipisahkan dari NKRI ini. Santri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari semua kegiatan apapun, baik itu untuk menjaga keamanan dan memerangi narkoba. ‘’Narkoba musuh besar yang dapat merusak generasi bangsa. Itu sebabnya GP Ansor NTB membentuk Badan Pemuda Ansor Anti Narkoba,’’ ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply