PMII Metro Tantang Kapolres Ungkap Pungli

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Belasan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Metro Kabupaten Lombok Timur menantang Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo untuk mengungkap berbagai kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum anggotanya maupun di luar itu. Karena, banyak indikasi adanya pungli yang terjadi di Lotim, yang dinilai sangat meresahkan masyarakat.

DEMO: Aksi yang dilakukan belasan massa PMII Metro Lotim di kantor DKP Lotim, menuntut masalah dugaan kasus pungli terhadap bantuan mesin tempel bagi nelayan segera diusut. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

DEMO: Aksi yang dilakukan belasan massa PMII Metro Lotim di kantor DKP Lotim, menuntut masalah dugaan kasus pungli terhadap bantuan mesin tempel bagi nelayan segera diusut. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Pernyataan itu disampaikannya dalam aksi yang dilakukan PMII Metro Lotim di Kantor Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur, Senin (31/10). ‘’Kapolres Lotim harus berani mengungkap dugaan kasus pungli yang lainnya dan jangan hanya terfokus pada satu kasus saja,’’ kata salah seorang orator aksi, Fahrurrozi dalam orasinya.

Massa menilai, dugaan kasus pungli yang terjadi dalam bantuan mesin tempel bagi nelayan, sebenarnya muaranya di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lotim. Sehingga yang bertanggungjawab adalah oknum yang ada di DKP, termasuk kepala DKP maupun pejabat yang menangani masalah ini.

Mengenai adanya oknum yang telah diproses, sebenarnya mereka adalah korban. Karena ada oknum yang paling bertanggungjawab dalam masalah ini, yang mestinya juga harus diproses oleh pihak kepolisian, agar publik tahu siapa yang salah dan benar serta bermain dalam kasus ini. ‘’Pihak kepolisian juga seharusnya meminta keterangan dan memeriksa orang nomor dua di Lotim, supaya jelas masalahnya. Kalau memang betul-betul Polres ingin membersihkan kasus pungli, ya jangan setengah-tengah,’’ teriak Ojik, orator lain.

Sebelumnya Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin menegaskan, jangan memfitnah, tapi silakan tunjukkan buktinya biar jelas. Bahkan dirinya pernah dihubungi oleh orang yang mengaku LSM mempertanyakan mengenai masalah bantuan mesin yang diduga ada dugaan terjadi pungli. ‘’Saya minta tunjukkan bukti kalau memang ada terjadi yang demikian (pungli, Red), agar jelas dan tidak katanya-katanya,’’ ungkap Haerul Warisin.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply