Dijanjikan SK, Puluhan Guru K2 Kena Tipu Jutaan Rupiah

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Puluhan guru honorer daerah (Honda) K2 Lombok Timur yang tidak lulus dalam pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kena tipu oknum tidak bertanggungjawab. Pasalnya, mereka dijanjikan SK CPNS akan keluar akhir Agustus 2016 lalu, tapi tak kunjung keluar. Tidak itu saja, uang jutaan rupiah milik puluhan guru Honda K2 melayang, karena sampai saat ini belum ada kepastian mengenai keluarnya SK tersebut.

Sekretaris Dinas Dikpora Lotim, M Zaini. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

Sekretaris Dinas Dikpora Lotim, M Zaini. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

‘’Kami sering menanyakan ke oknum yang mengkoordinir kami mengenai masalah kapan SK keluar, tapi tidak memberikan jawaban yang pasti. Sementara kami sudah menyerahkan uang kepada oknum dengan dalih untuk pengurusan SK di pusat,’’ kata guru Honda K2 yang enggan identitasnya dipublish.

Pihaknya memang sudah mulai curiga terhadap oknum tersebut, apalagi dengan tidak adanya kepastian dan kejelasan kapan akan keluar SK tersebut. Karena sebelumnya, ia dijanjikan kalau SK CPNS itu akan keluar pada Agustus 2016. Namun sampai hari ini belum belum keluar, dan dijanjikan akhir tahun 2016 ini. ‘’Kami sudah dikumpulkan oleh oknum itu pada bulan puasa lalu, sambil menyerahkan uang jutaan rupiah,’’ ungkapnya.

Koordinator Guru Honda K2 Lotim Kecamatan Selong, Asror Ahmadi saat dikonfirmasi mengatakan, masalah keluarnya SK bagi guru Honda K2 ini masih dalam proses. Dan diharapkan pada akhir tahun ini sudah bisa keluar semuanya. Mengenai pengangkatan sisa K2, tidak semua orang tahu, mengingat hal ini bersifat rahasia. Karena prosesnya tidak melalui daerah, melainkan langsung ke pusat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikpora Lotim, M Zaini menegaskan, tidak ada lagi pengangkatan untuk guru Honda K2 Lotim yang tidak lulus tahun lalu. Apabila ada yang menjanjikan untuk diangkat dan memperoleh SK CPNS, itu jangan dipercaya. Apalagi sampai mengeluarkan sejumlah uang, itu namanya penipuan dan harus segera dilaporkan kepada pihak berwajib.

‘’Tidak ada pengangkatan Guru Honda K2 untuk menjadi PNS. Itu penipuan yang melanggar hukum, maka hendaknya segera dilaporkan saja. Kalau memang ada, tentu kami sudah mengetahui dan diinformasikan oleh pusat maupun BKD. Tapi ini tidak ada sama sekali,’’ kata Zaini.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply