NTB Kondusif Jelang Demo 4 November di Jakarta

Kabid PNNK Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Umar Berlian. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

Kabid PNNK Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Umar Berlian. (Foto: Makbul/Lomboktoday.co.id)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban di Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai saat ini, berada dalam keadaan yang cukup kondusif. Karena, segala gerakan yang dapat memicu terjadinya benturan-benturan yang menimbulkan kekacauan, selalu dapat diantisipasi dengan segera oleh pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakebangpoldagri) NTB. Bahkan, masyarakat NTB saat ini sudah cerdas, sehingga sulit terpropokasi.

‘’Masyarakat NTB saat ini sudah cerdas, karena bisa membedakan mana informasi yang benar atau yang hoak (bohong), sehingga mereka sulit terprovokasi oleh berita-berita yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa,’’ kata Kepala Bidang Pengembangan Nilai-Nilai Kebangsaan (PNNK) Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Umar Berlian kepada Lomboktoday.co.id, di ruang kerjanya, Selasa (1/11).

Ketika ditanya tentang apakah demo tanggal 4 November 2016 di Jakarta punya pengaruh ke NTB, Umar mengatakan, semuanya sudah diantisipasi. Menyikapi hal itu, pada 29 Oktober 2016 lalu, pihaknya sudah mengumpulkan semua tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk duduk bersama, agar jangan sampai bisa ditunggangi oleh hal-hal atau oknum yang tidak bertanggung jawab.

Mengenai media sosial yang sering menimbulkan tindakan Radikalisme di tengah-tengah masyarakat, menurut Umar, perlu untuk diantisipasi oleh masyarakat. ‘’Media sosial ini patut kita waspadai untuk menjaga kondusifitas di tengah-tengah masyarakat kita. Tapi, ini tergantung kepada masyarakat pengguna media sosial itu sendiri, cerdas atau tidak mereka itu. Kalau mereka cerdas, tentu akan mengambil sisi positif dari medsos itu, tapi saya yakin masyarakat NTB orangnya cerdas-cerdas, sehingga sulit diprovokasi,’’ ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, pihaknya juga telah membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dalam waktu singkat dapat merespon dan mengatasi segala gejolak yang timbul di masyarakat. ‘’Forum ini bekerja dengan cepat. Kalau ada masalah di tengah-tengah masyarakat, kami hanya lewat sms saling informasikan, maka kami sudah kumpul dan menyelesaikan apa yang jadi masalah di masyarakat,’’ jelasnya.

Umar berharap kepada seluruh masyarakat NTB untuk senantiasa menjaga kondusipitas di daerah ini, dengan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas asal atau sumbernya. Dan untuk pengguna medsos, jangan menerima mentah-mentah segala informasi yang tersebar lewat medsos, tapi harus memilih dan memilah apakah informasi itu benar atau hoax.(bul)

Kirim Komentar

Leave a Reply