Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Ambruk Mulai Dibidik

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pihak Satuan Reskrim Polres Lombok Timur mulai membidik dugaan kasus korupsi proyek jembatan ambruk Sekarteja yang menyebabkan timbulnya korban jiwa beberapa waktu lalu. Saat ini, pihak penyidik juga sedang menangani kasus pidananya, dimana satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

DIBIDIK: Jembatan ambruk Sekarteja yang memakan korban jiwa, kini kasus dugaan korupsinya dibidik polisi. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

DIBIDIK: Jembatan ambruk Sekarteja yang memakan korban jiwa, kini kasus dugaan korupsinya dibidik polisi. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

‘’Memang betul, kami sedang membidik kasus dugaan korupsi jembatan ambruk itu,’’ kata Kapolres Lombok Timur, AKBP Wingky Adithyo Kusumo melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Wendi Oktariansyah kepada Lomboktoday.co.id, di ruang kerjanya, Kamis (3/11).

Untuk memulainya, kata Wendi, pihaknya telah mendatangkan tim ahli dari Universitas Mataram (Unram) dan Institut Tehnik Surabaya (ITS) untuk melakukan penelitian dan pengambilan sampel dalam proyek jembatan tersebut. Kemudian nanti akan dijadikan acuan dalam penanganan kasus dugaan korupsinya.

Cuma sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari ITS. Sedangkan yang dari Unram sudah keluar, dan hasilnya ini akan dipadukan mana yang lebih lebih untuk dijadikan rujukan dalam pengumpulan bukti penanganan kasus tersebut.

‘’Kami memang menggunakan dua universitas untuk mengkaji kasus jembatan ambruk ini. Kasus pidananya jalan begitu juga korupsinya jalan, karena kami tidak mau menjadikan satu kasus,’’ ungkapnya.

Wendi menjelaskan, pihaknya akan memeriksa dan memintai keterangan dari hulu ke hilir. Termasuk juga pengerjaan sebelumnnya, karena semuanya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. ‘’Semuanya yang ada hubungan dengan proyek itu akan kami periksa, meskipun yang bersangkutan sudah tidak menjabat lagi di PU,’’ ujarnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply