Pemda NTB Prihatin

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

‘’Terkait TKI Asal NTB yang Jadi Korban Tenggelamnya Speedboat di Batam’’

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi korban tenggelamnya kapal berjenis speedboat yang mengangkut 93 TKI di perairan Tanjung Bemban, Batu Besar Perairan Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu kemarin (2/11), sekitar pukul 05.00 WIB, membuat Pemerintah Daerah NTB prihatin dan mengambil langkah cepat dengan mengirim tim untuk mengindentifikasi dan evakuasi korban tersebut.

‘’Hari ini Pemda NTB sudah mengirim tim ke Batam untuk mengidentifikasi dan mengevakuasi TKI asal NTB yang menjadi korban, baik itu yang selamat maupun meninggal,’’ kata Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi di kantornya, Kamis (3/11).

Hal ini dilakukan, kata gubernur, mengingat sampai saat ini data pasti dari jumlah korban yang selamat, meninggal maupun yang hilang, masih belum jelas. ‘’Nanti kalau sudah teridentifikasi berapa jumlah TKI asal NTB yang selamat maupun meninggal, akan langsung dipulangkan secepatnya untuk diserahkan kepada pihak keluarganya,’’ ungkap gubernur.

Koordinasi dengan pihak Pemda Kepulauan Riau, lanjut gubernur, terus dilakukan secara intens sampai saat ini untuk mengetahui perkembangan proses pencarian dan evakuasi terhadap korban tenggelamnya speedboat tersebut, terutama terhadap TKI asal NTB.

Selain mengidentifikasi dan proses evakuasi, tim juga akan mengecek status TKI yang menjadi korban, apakah legal atau illegal. ‘’Terlepas dari status TKI itu legal maupun illegal, ini merupakan musibah. Dan Pemda NTB tetap akan memberikan santunan kematian kepada pihak keluarga korban,’’ ujarnya.(wan)

Kirim Komentar

Leave a Reply