Teridentifikasi 10 Orang Asal Lombok NTB

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Tim gabungan merilis nama-nama dan daerah asal penumpang korban tewas tenggelamnya kapal berjenis speedboat yang mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) di perairan Tanjung Bemban, Batu Besar Perairan Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu kemarin (2/11), sekitar pukul 05.00 WIB.

Anggota TNI dan Polri sedang mengevakuasi korban di Pantai Nongsa Batam.

EVAKUASI: Anggota TNI dan Polri sedang mengevakuasi korban di Pantai Nongsa Batam. (Foto: Ist/Lomboktoday.co.id)

Speedboat yang mengangkut 93 TKI illegal dari Johor menuju Nongsa, Batam itu, tenggelam sekitar 100 meter dari bibir pantai, diduga lantaran menabrak karang.

Informasi yang Lomboktoday.co.id kutif dari metrobatam.com hasilnya, sudah 22 jenazah berhasil dievakuasi dari laut dalam dua hari ini. Berikut nama-nama korban tewas yang berhasil diidentifikasi: 1). Agus Suprianto (32 tahun), warga Kampung Jengik Rungkan, Lombok Timur. 2). Suparlan (45 tahun), warga Kampung Jengik Rungkan, Lombok Timur. 3). Ius Usman (40 tahun), warga Kampung Janapria, Lombok Tengah. 4). Aisyah (27 tahun), hamil 2 bulan, warga Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. 5). Baharudin (55 tahun), warga Kampung Moyot, Lombok Timur. 6). M Khairil (18 tahun), warga Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. 7). Darkasih (22 tahun), warga Banda Alam, Aceh Tengah. 8). Zaenab (49 tahun), warga Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. 9). Makhrun (49 tahun), warga Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. 10). Sarah (30 tahun) asal Jawa. 11). Nazwa (4 tahun), putri Sarah asal Jawa. 12). Bayi (6 bulan), anak kedua Sarah asal Jawa. 13). Mustar (39 tahun), warga Gubuk Baru, Desa Bungtiang, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur. 14). Antoni (20 tahun), ciri-ciri berkulit putih, asal daerah belum diketahui (perkiraan Jawa). 15). Heri (28 tahun), warga Ngadirejo Kecamatan Kepanjen Kidul, Blitar, Jatim. 16). Lan (32 tahun), warga Ngadirejo Kecamatan Kepanjen Kidul, Blitar, Jatim. 17). Arifin (20 tahun), warga Petungroto Mojo, Kediri, Jatim. 18). Yahudi (25 tahun), warga Petungroto Mojo, Kediri, Jatim. 19). Suparlan (45 tahun), warga Tungkang Jengik, Lombok Timur. 20). Safini (38 tahun), alamat belum diketahui. 21). Susanti (20 tahun), belum diketahui. 22). Hedi, umur dan alamat belum diketahui.

Dengan demikian, sudah 61 yang berhasil dievakuasi. 39 dalam kondisi hidup, 22 dalam kondisi meninggal. Saat ini, tersisa 32 penumpang speedboat naas itu yang belum ditemukan.(mb/bp/bul/beberapa sumber)

Kirim Komentar

Leave a Reply