11 Jenazah Korban Tenggelamnya Speedboat Diserahkan ke BP3TKI Tanjung Pinang

BATAM, Lomboktoday.co.id – Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyerahkan 11 jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban tenggelamnya speedboat di perairan Tanjung Bemban, Batu Besar Perairan Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu lalu (2/11), kepada pihak Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjung Pinang.

SIAP DITERBANGKAN: 11 jenazah TKI korban tenggelamnya speedboat di perairan Batam siap diterbangkan dari Bandara Internasional Nadim Batam. (Foto/Ist/Lomboktoday.co.id)

SIAP DITERBANGKAN: 11 jenazah TKI korban tenggelamnya speedboat di perairan Batam siap diterbangkan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (Foto: Ist/Lomboktoday.co.id)

Penyerahan jenazah teridentifikasi dalam dua tahap pada Sabtu (5/11) pagi tersebut, dilakukan oleh Kabid Dokkes Polda Kepri sekaligus Ketua Tim Identifikasi, AKBP Jarot Wibowo kepada Kepala BP3TKI Tanjung Pinang, Kombes Pol Ahmad Ramdhan di RS Bhayangkara Polda Kepri.

Jenazah yang diserahkan sekitar pukul 06.30 WIB itu, adalah Makhrun (49), Zainab (39), Aisyah (27), ketiganya adalah warga Desa Tanak Embang Daye, Desa Selebung, Batukliang, Lombok Tengah. Rukmin (39), warga Desa Batujai, Kecataman Praya Barat, Lombok Tengah. Ating Fatmawati (33), warga Kampung Permai, Pijot, Kecamatan Keruak, Lombok Timur.

Mereka diterbangkan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Lombok, NTB melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta. ‘’Untuk gelombang 2 diserahkan pukul 09.00 WIB sebanyak enam jenazah korban yang sudah teridentifikasi, dan diterbangkan menuju Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Lampung,’’ kata AKBP Jarot Wibowo.

Tiga jenazah yang akan diterbangkan menuju Bandara Juanda Surabaya adalah Supriyadi (51), warga Dusun Sanding, Babadan, Ngancar, Kediri. Maysaro (40), warga Desa Randupitu, Gending, Probolinggo, Jawa Timur dan Rian Eka Yuniar (31), warga Jalan Stadium 18, Tulungagung, Jatim.

Sementara tujuan Jawa Tengah (Jateng) adalah seorang ibu bernama Siti Maisarah (27) dan anaknya Aprilia, bayi perempuan yang masih berusia tujuh bulan. Keduanya akan dikirim ke Desa Kalikangkung, Geblak, Kradenan, Blora.

Satu jenazah lagi akan diberangkatkan ke Lampung atas nama Novi Yanti (26), warga Dusun Jatirejo, Desa Talang Jali, Kota Bumi Utara, Lampung Utara. ‘’Sebenarnya total yang sudah diserahkan adalah 12 orang jenazah, mengingat satu orang jenazah sudah diserahkan terlebih dulu dan dikebumikan di Batam,’’ ungkapnya.

Sampai saat ini, tim identifikasi masih berupaya mengidentifikasi 42 jenazah lain yang sudah ditemukan dalam pencarian Rabu hingga Jumat.(bul/fds/ar/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply