Lima Jenazah Korban TKI Tewas Tenggelam Asal Lombok Tiba di Rumah Duka

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Sebanyak lima orang jenazah korban TKI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tewas tenggelam di perairan Tanjung Bemban, Batu Besar Perairan Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu lalu (2/11), akhirnya dipulangkan ke rumah duka (kampung halamannya), pada Sabtu malam (5/11), sekitar pukul 18.45 Wita.

DIPULANGKAN: Lima jenazah TKI tewas tenggelamnya speedboat di perairang Batam, Kepulauan Riau, dipulangkan ke rumah duka melalui Lombok International Airport (LIA). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

DIPULANGKAN: Lima jenazah TKI tewas tenggelamnya speedboat di perairang Batam, Kepulauan Riau, dipulangkan ke rumah duka melalui Lombok International Airport (LIA). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Kelima orang jenazah korban tenggelamnya speedboat itu, dipulangkan melalui Lombok International Airport (LIA) Tanak Awu, Lombok Tengah, menggunakan maskapai penerbangan Garuda GA 440 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta.

Kelima orang jenazah korban tersebut yakni; Ating Fatmawati (33 tahun), warga Kampung Permai, Pijot, Kecamatan Keruak, Lombok Timur. Rukmin (39), warga Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Zainab (39), Makhrun (49), dan Aisyah (27), ketiganya adalah satu keluarga pasangan suami istri dan adik kandung yang merupakan warga Dusun Tanak Embang Daye, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah.

Jenazah korban yang dibawa menggunakan mobil Ambulance ke rumah duka itu, menyita perhatian warga sepanjang jalan yang dilalui.

Begitu pula ketika jenazah sampai di rumah duka, telah dipenuhi oleh warga sekitar yang ingin melihat jenazah korban. Setibanya di rumah duka, jenazah korban disholatkan kemudian di makamkan di pekuburan umum setempat.

‘’Jumlah jenazah korban TKI yang dipulangkan hari ini sebanyak lima orang. Satu orang berasal dari Lombok Timur, dan empat orang dari Loteng,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Wildan kepada wartawan saat menerima pemulangan jenazah korban di Lombok International Airport (LIA), Sabtu malam (5/11).

Informasi yang berhasil dihimpun sementara, bahwa saat ini sudah berhasil ditemukan korban meningal dunia sebanyak 42 orang. Tapi, semua identitas korban masih dilakukan identifikasi. Pihaknya juga berharap diantara korban yang ditemukan lagi itu, semoga korbannya tidak ada orang NTB.

Sedangkan jumlah korban TKI yang selamat asal NTB sebanyak 25 orang. Hanya saja mereka belum bisa dipulangkan, karena masih dibutuhkan untuk proses identifikasi. ‘’Korban TKI selamat belum bisa dipulangkan,’’ ungkap Wildan.

Sementara itu, Kepala BP3TKI Provinsi NTB, Muharram Ashadi menjelaskan, semua proses pemulangan kelima jenazah korban tenggelamnya speedboat itu menjadi tanggungjawab pemerintah. Termasuk juga pemulangan terhadap korban yang selamat (hidup).

Itu sebabnya ia menugaskan timnya untuk terus mengawal proses pemulangan semua korban. Selain itu, pihaknya juga sudah membentuk pos pengaduan bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya yang menjadi TKI. ‘’Kami juga membentuk pos pengaduan dengan nomor telepon; 0370 643866,’’ kata Muharram Ashadi.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply