Rata-Rata Lama Menginap Wisatawan di NTB 2-3,5 Hari

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tercatat sebagai salah satu  Destinasi Wisata Nasional menunjukkan trend perkembangan kunjungan wisatawan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Pelawangan menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani Lombok. (Foto: Ist/Lomboktoday.co.id)

Pelawangan menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani Lombok. (Foto: Ist/Lomboktoday.co.id)

Data pada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi  NTB menunjukkan, jumlah tamu yang menginap pada hotel-hotel berbintang dan non bintang terus bertambah setiap tahunnya. Dicontohkan, pada bulan September 2014, jumlah tamu yang menginap 53.243 orang, pada September 2015 sebanyak 59.636 orang, sedangkan untuk September 2016 ini tercatat 70.064 orang, dengan rincian 55.798 orang wisatawan domestik dan 14.266 orang wisatawan mancanegara atau naik 17,49 persen bila dibandingkan tahun 2015.

Sedangkan data Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Sepetember 2016 tercatat sebesar 39,44 persen. Berdasarkan kelas hotel, TPK tertinggi dicapai oleh hotel bintang lima sebesar 54,18 persen, kemudian diikuti oleh hotel bintang empat sebesar 41,98 persen dan TPK terendah terjadi pada hotel bintang satu dengan TPK hanya 22,41 persen.

Rata-Rata Lama Menginap (RLM) tamu pada hotel berbintang pada bulan September 2016 mencapai 1,67 hari. RLM tertinggi dicapai oleh hotel bintang dua yaitu mencapai 2,02 hari dan terendah pada hotel bintang satu yaitu 1,62 hari. Rata-Rata Lama Menginap tamu hotel berbintang pada bulan September 2016 adalah 1,67 hari, berarti lebih tinggi jika dibandingkan dengan RLM bulan Agustus 2016  yang mencapai 1,64 hari.

TPK hotel non bintang pada bulan Sepetember 2016 tercatat sebesar 26,30 persen dan bila dibandingkan dengan TPK bulan September 2015 dengan TPK sebesar 24,32 persen, maka mengalami peningkatan sebesar 1,98 persen.

Berdasarkan kelompok kamar, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok kamar <10 yaitu sebesar 39,28 persen, kemudian diikuti oleh kelompok kamar 25-40 sebesar 24,27 persen. Sedangkan TPK terendah pada kelompok kamar >40 dengan TPK hanya sebesar 10,62 persen.

Rata-Rata Lama Menginap (RLM) tamu pada hotel non bintang pada bulan September 2016 mencapai 1,83 hari. RLM tertinggi dicapai oleh kelompok kamar <10 yaitu selama 3,33 hari dan terendah pada kelompok kamar >40 yaitu selama 1,07 hari.

Secara umum RLM tamu asing lebih tinggi dibandingkan dengan RLM tamu dalam negeri. RLM tamu asing mencapai 2,50 hari, sedangkan RLM tamu dalam negeri mencapai 1,38 hari.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Endang Tri Wahyuningsih, melihat data Rata-Rata Lama Menginap para wisatawan di hotel berbintang dan hotel non bintang terjadi pergeseran. Di mana, terlihat bahwa para wisatawan lebih suka tinggal lebih lama di hotel non bintang dari pada hotel berbintang.

‘’Kalau kita lihat dari data ini, rupanya para wisatawan kita lebih suka berlama-lama tinggal di hotel non bintang. Buktinya, pada hotel non bintang rata-rata tamu itu tinggal sampai 3,5 hari, sedang di hotel berbintang hanya 2,02 hari,’’ kata Kepala BPS Provinsi NTB, Endang Tri Wahyuningsih, di kantornya.(bul)

Kirim Komentar

Leave a Reply