Wagub NTB Buka Sosialisasi Penundaan Usia Kawin

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi membuka sosialisasi penundaan usia perkawinan & seminar kepemimpinan wanita yang dilaksanakan oleh BKOW Provinsi NTB, di Gedung Sangkareang, Senin (07/11). Acara yang bertemakan ‘’Pendewasaan Usia Perkawinan dan Kepemimpinan Wanita’’ ini, mengajak seluruh anggota organisasi BKOW untuk peduli terhadap wanita di NTB, khususnya kepada anak-anak muda untuk tidak melakukan pernikahan dini sebelum umur yang pas, yakni umur 25 tahun untuk laki-laki dan 20 tahun untuk wanita.

Wagub NTB, H Muh Amin saat membuka acara sosialisasi penundaan usia perkawinan & seminar kepemimpinan wanita yang dilaksanakan oleh BKOW Provinsi NTB, di Gedung Sangkareang, Senin (07/11).

Wagub NTB, H Muh Amin saat membuka acara sosialisasi penundaan usia perkawinan & seminar kepemimpinan wanita yang dilaksanakan oleh BKOW Provinsi NTB, di Gedung Sangkareang, Senin (07/11).

Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut, Ketua Umum BKOW Provinsi NTB, Wakil Gubernur NTB, Anggota Gerakan Organisasi Wanita se-Provinsi NTB.

Ketua Umum BKOW Provinsi NTB, Hj Syamsiah Muh Amin menyampaikan, kegiatan ini sangat penting mengingat dari 34 provinsi, NTB merupakan peringkat ke-3, karena laju usia pernikahan dini yang sangat pesat. Ia mengimbau agar seluruh yang hadir di acara ini nantinya bisa memberikan pemahaman secepat mungkin kepada seluruh anak-anak muda di NTB, khusunya di pedesaan-pedesaan untuk tidak melakukan pernikahan dini.

‘’Kalu masuk ke desa, jangan memakai bahasa kota, tapi pakailah bahasa desa agar ketika kita menyampaikan, mereka akan benar-benar mengerti,’’ kata Hj Syamsiah Muh Amin.

Untuk kepemimpinan wanita, kata Hj Syamsiah Muh Amin, sekarang sudah ada namanya kesetaraan gender. Wanita setara degan laki-laki, namun jangan lupa akan tugas di rumah yakni mengurus rumah tangga. ‘’Tujuan dari acara ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesiapan fisik, mental maupun ekonomi ketika memutuskan untuk berkeluarga dan membangun semangat para wanita untuk berkarya dan bisa menjadi pemimpin pada masanya karena tidak semua wanita itu lemah,’’ ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin mengungkapkan , pendewasaan usia perkawinan telah menjadi salah satu isu prioritas di NTB, dan telah tercantum sebagai salah satu indikator pencapaian dalam RPJMD NTB Tahun 2013-2018

Karena itu, Wagub NTB sangat mengapresiasi acara ini, karena diharapkan juga dapat meningkatkan pengetahuan yang baik bagi kepemimpinan wanita. ‘’Momentum ini kiranya dapat mengintensifkan upaya kita bersama dalam membangun pengertian, pemahaman serta komitmen antara seluruh pemangku kepentingan, mitra kerja dan masyarakat tentang tujuan dan makna pendewasaan usia perkawinan,’’ katanya.(ar/wan/bul/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply