Polres Loteng Ajak Semua Pihak Berantas Narkoba

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, membuat pihak Polres Loteng harus bekerja keras dalam memberantas barang haram tersebut di bumi bermotokan Tatas Tuhu Trasna (Tastura). Pasalnya, sampai Oktober 2016 lalu, pihaknya sudah berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 19 kasus, yang pelakunya rata-rata masih remaja.

POSE: Kasat Narkoba Polres Loteng, AKP Ery Armunanto pose bersama dengan pihak Kejari Praya dan PN Praya usai menggelar rapat koordinasi (rakor) di Mapolres Loteng, Selasa (8/11). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

POSE: Kasat Narkoba Polres Loteng, AKP Ery Armunanto pose bersama dengan pihak Kejari Praya dan PN Praya usai menggelar rapat koordinasi (rakor) di Mapolres Loteng, Selasa (8/11). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

‘’Kami dari pihak Polres bersama Kejaksaan Negeri Praya dan Pengadilan Negeri Praya terus berkomitmen untuk mengungkap kasus-kasus narkoba yang terjadi di wilayah Loteng. Jadi, mari kita semua untuk bersama-sama memberantas narkoba di bumi Tastura ini,’’ kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Narkoba Polres Loteng, AKP Ery Armunanto usai menggelar rapat koordinasi bersama Kejari dan PN Praya, di Mapolres Loteng, Selasa (8/11).

Pihaknya berharap ada partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan mengungkap peredaran kasus narkoba di daerahini. Karena, saat ini peredaran narkoba di Loteng sudah marak. Banyak kalangan remaja yang terkena imbasnya. Bahkan peredarannya tahun ini cukup meningkat bila dibandingkan tahun 2015 lalu.

‘’Jumlah kasus yang diungkap saat ini sudah mencapai 19 kasus dengan jumlah tersangka 23 orang. Dan yang sudah P21 sebanyak 15 kasus. Sisanya 4 kasus masih sedang proses,’’ ungkap Kasat Narkoba Polres Loteng, AKP Ery Armunanto.

Ery menjelaskan, dalam memberantas narkoba bersama kejaksaan dan pengadilan, pihaknya tidak pernah pandang bulu. Semuanya sama rata di mata hukum, baik itu oknum penegak hukum yang terlibat narkoba maupun masyarakat biasa. Tetap akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Seperti halnya pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan oknum anggota polisi beberapa waktu lalu. ‘’Kita juga sangat berharap supaya segera dibentuk BNNK di Loteng. Sehingga, sosialisasi kepada masyarakat itu lebih intens,’’ ujarnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply