Pengawasan Pengikut Ahmadiyah Diperketat

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pihak Pemerintah Kecamatan Sambelia bersama unsur Muspika Kecamatan serta Pemerintahan Desa Bagik, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur memperketat pengawasan keberadaan pengikut Ahmadiyah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

RAPAT: Camat Sambelia, H Bukhari bersama unsur Muspika Kecamatan Sembelia sedang melakukan rapat di kantor Camat Sambelia. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

RAPAT: Camat Sambelia, H Bukhari bersama unsur Muspika Kecamatan Sembelia sedang melakukan rapat di kantor Camat Sambelia. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

‘’Kami bersama aparat TNI, Polri dan Pemerintah Desa memang sedang memperketat pengawasan terhadap keberadaan para pengikut jamaah Ahmadiyah,’’ kata Camat Sambelia, H Bukhari kepada Lomboktoday.co.id, Senin (14/11).

Pihaknya memang telah mewarning semua pengikut jamaah Ahmadiyah agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang akan memancing masyarakat untuk berbuat yang tidak-tidak. Karena sebelumnya, tindakan para pengikut Ahmadiyah ini dianggap sudah meresahkan masyarakat. Bahkan delapan orang pengikut Ahmadiyah ini terpaksa dibawa ke Mapolres Lombok Timur untuk diamankan sementara waktu guna menghindari permasalahan yang lebih panjang lagi sampai ada kesepakatan bersama semua pihak.

Pihaknya juga melarang jamaah Ahmadiyah untuk mendatangkan guru dari luar, termasuk tidak mengajarkan kenyakinan yang dianutnya kepada masyarakat setempat. Sebab, masalah sebelumnya itu disebabkan lantaran pengikut Ahmadiyah mendatangkan guru dari luar, sehingga ini yang membuat masyarakat menjadi marah, dan berusaha mengusir para pengikut Ahmadiyah tersebut. ‘’Silakan mereka beraktivitas asalkan jangan sampai mengajak masyarakat lain untuk ikut bergabung. Karena ini tidak benar,’’ ungkapnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply