Dipecat, 17 Kadus Gedor Kantor Bupati Loteng

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Sebanyak 17 kepala dusun (Kadus) di lingkup Pemerintahan Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, mendatangi kantor bupati Loteng, Senin (21/11).

Aksi yang dilakukan belasan kadus itu, tak lain untuk mengadukan persoalan pemecatan dirinya sebagai kadus oleh kepala desa setempat. Mereka menilai SK pemecatan yang dikeluarkan oleh kades itu di luar aturan yang ada dan tanpa alasan yang jelas.

Para kadus di Desa Braim itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Loteng, L Pathul Bahri, Sekretaris BPMPD Loteng, Jalaludin, Camat Praya Tengah, Sahri dan Kabag Hukum Setda Loteng, di ruang kerja Wabup Loteng.

‘’Kami datang ke sini untuk mengadukan persoalan pemecatan 17 kadus oleh kades Braim tanpa ada alasan yang jelas. Dia mengeluarkan SK pemecatan tanpa prosedur aturan yang ada. Sehingga kami minta Pemda Loteng menyikapi persoalan kebijakan kades yang sewenang-wenang telah memecat kadus,’’ kata Ketua Forum Kadus Desa Braim, Zaenudin.

Dalam SK pemecatan kadus itu, kata Zaenudin, Kades Braim juga mengatakan, SK pemecatan itu dikeluarkan berdasarkan perintah Bupati Loteng melalui Camat. Namun, ketika hal tersebut ditanyakan, ternyata tidak ada perintah dari bupati seperti yang disampaikan oleh kades Braim. Selain itu, kades Braim juga sudah mengangkat kadus baru yang tidak sesuai prosedur. ‘’Kami minta supaya persoalan ini cepat diselesaikan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Camat Praya Tengah, Sahri menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi atas pemecatan kadus tersebut. Sesuai hasil kajian dari Kabag Hukum dan BPMPD Loteng tadi, juga dinyatakan bahwa SK pemecatan kadus yang dikeluarkan oleh kades Braim itu tidak sah. Karena masa jabatan kadus itu masih lama yakni sampai 2019 mendatang.

Karena itu, pihaknya selaku pembina wilayah akan memanggil pihak desa dalam waktu dekat ini untuk menyelesaikan persoalan tersebut bersama pihak BPD, BPMPD Loteng selaku leading sektor instansi terkait.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply