Gubernur NTB Resmikan BRT

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Bus Rapid Transit (BRT) akhirnya resmi beroperasi. Itu setelah resmi diluncurkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH M Zainul Majdi di depan pendopo gubernur NTB, Senin (21/11).

TEST: Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi, Direktur Utama Perum Damri, Sarmadi Usman, Kadis Hubkominfo NTB, Lalu Bayu Windia, Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana saat uji coba BRT.

TEST: Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi, Sekda NTB, H Rosiady Sayuti, Direktur Utama Perum Damri, Sarmadi Usman, Kadis Hubkominfo NTB, Lalu Bayu Windia, Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana dan kepala SKPD lingkup Pemprov NTB saat uji coba BRT.

Peluncuran tersebut dihadiri pula oleh Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana, Direktur Utama Perum Damri, Sarmadi Usman, Kepala SKPD dan FKPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

BRT ini akan melakukan pola pelayanan khusus angkutan pelajar dan disubsidi penuh/tidak berbayar. Kapasitas bus menampung 70 orang dan ramah bagi warga berkebutuhan khusus serta ibu hamil.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi NTB, Lalu Bayu Windia melaporkan, program BRT merupakan program pemerintah pusat guna memenuhi angkutan kota yang cepat, nyaman dan aman di daerah.

‘’Tersedia 1.500 BRT untuk seluruh Indonesia sampai tahun 2018 dan untuk Provinsi NTB khususnya Mataram ada 25 bus,’’ kata Bayu disela-sela acara peluncuran BRT.

Program BRT lahir untuk mengurangi jumlah korban akibat kecelakaan lalu lintas. Data menunjukkan sampai November 2016 ini menunjukkan korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal berjumlah 445 orang dan 70 persen adalah usia produktif dan kebanyakan pengguna sepeda motor.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi sebagai warga NTB, khususnya Kota Mataram mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Perum Damri atas tersedianya angkutan yang Insya Allah akan bermanfaat untuk kita semua. ‘’Untuk kelanjutan operasionalnya, Pemprov NTB dan Pemerintah Kota Mataram akan bergotong royong agar pelayanan ini terus berkelanjutan,’’ kata gubernur saat meresmikan BRT di depan pendopo gubernur.

Ia berpesan kepada para pelajar selaku pengguna untuk menjaga bus tetap baik dan bersih. ‘’Dengan tanggung jawab bersama akan ada rasa memiliki, maka pemanfaatannya bisa berjangka panjang,’’ ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, orang nomor satu di NTB itu berpesan kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi NTB untuk mengumumkan empat (4) koridor ini kepada masyarakat agar pemanfaatannya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Untuk Koridor I dengan lajur; Jalan Yos Sudarso (simpang Ampenan) – Jalan Langko – Jalan Pejanggik (kantor gubernur) – Jalan Selaparang – Jalan Teguh Faisal – Jalan Brawijaya – Jalan AA Gede Ngurah – Jalan Panca Usaha – Jalan Catur Warga – Jalan Pendidikan – Jalan Majapahit (belakang Polda) – Jalan Yos Sudarso (Shuttle).

Koridor II dengan lajur; Terminal Mandalika – Sweta – Lingkar Utara/Sayang-sayang – Jalan Adi Sucipto/Rembiga – Kebon Roek – Jalan Energi – Jalan Arya Banjar Getas – Jalan Dr Sujono – Jalan TGH M Rais – Jalan TGH Ali Batu – Jalan TGH Saleh Hambali – Jalan TGH Faisal/Terminal Mandalika (Looping).

Koridor III dengan lajur; Bundaran ex Bandara Selaparang Rembiga – Jalan Udayana – Jalan Airlangga – Jalan Gajah Mada – Bundaran Lingkar Selatan (Shuttle).

Koridor IV dengan lajur; Pasar Seni Sayang-Sayang – Jalan Jenderal Sudirman (Rembiga) – Monjok Jalan Bung Hatta – Jalan Bung Karno (Karang Jangkong) – Terusan Jalan Bung Karno (Pagutan) – Bundaran Karang Genteng (Shuttle).(ar/wan/bul/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply