Eksekusi Tanah, PA Praya Dapat Perlawanan

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Eksekusi area sebidang tanah di Dusun Gabak, Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah yang dilaksanakan oleh Pengadilan Agama (PA) Praya mendapatkan perlawanan dari pihak termohon yang diadvokasi oleh LSM Formapi NTB, Rabu (23/11).

EKSEKUSI: Suasana eksekusi sebidang tanah di Dusun Gabak, Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

EKSEKUSI: Suasana eksekusi sebidang tanah di Dusun Gabak, Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

Pihak termohon menilai bahwa putusan PA Praya belum inkrah. Karena, pihak termohon telah melakukan upaya banding ke tingkat Pengadilan Tinggi Agama Mataram, tapi sampai saat ini belum adda keputusan. Dengan demikian, maka keputusan PA Praya tersebut dianggap belum bisa untuk dilaksanakan eksekusi.

Adapun pelaksaan eksekusi sesuai putusan PA Praya No.:0492/Pdt.G/2014/PA Pra Tanggal 08 Juli 2015 dalam perkara antara Narim Binti Amaq Nari sebagai pemohon eksekusi melawan Senah alias Amaq Ati Bin Amaq Senah sebagai termohon eksekusi itu, mendapat pengawalan dari pihak Polres Lombok Tengah.

‘’Kami menolak eksekusi yang dilakukan PA Praya itu, mengingat pihak termohan sudah melakukan banding dan hasilnya belum ada. Sehingga putusan dari PA Praya itu belum inkrah untuk dilakukan eksekusi,’’ kata Ketua LSM Formapi NTB, Ihsan Ramdhani yang mengadvokasi pihak termohon.

Sementara itu, tim eksekusi PA Praya, Renata mengatakan, pihaknya hanya datang melaksanakan tugasnya dari PA Praya untuk membacakan dan menjalankan putusan PA Praya.

Pihaknya juga menegaskan kepada pihak termohon, apabila sedang melakukan upaya banding dan putusan menang, maka hasil putusan yang sekarang ini bisa dibatalkan. ‘’Kalau nantinya hasil putusan banding itu pihak termohon menang, maka putusan yang dikeluarkan ini juga bisa batal,’’ katanya.

Pihak PA Praya juga memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk melakukan musyawarah secara kekeluargaan. Terutama dari pihak termohon untuk menyelesaikan upaya banding di tingkat Pengadilan Tinggi Agama sampai dikeluarkannya fatwa.

Kabag Ops Polres Loteng, Kompol Ketut Tamiana menambahkan, pihak Polres di sini hanya mengamankan jalannya proses eksekusi dan untuk mengamankan tim eksekusi dari PA Praya. Apabila putusan ini masih dalam tahap upaya banding, bisa saja putusan tersebut dibatalkan. Tapi, saat ini hasil banding tersebut belum ada putusannya dari Pengadilan Tinggi Agama, sehingga pihaknya juga meminta supaya menghormati pelaksanaan eksekusi ini. ‘’Jumlah anggota yang dilibatkan sebanyak 1 pleton ditambah anggota dari Polsek Praya Barat,’’ katanya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply